Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Pascasarjana UNAIR Gelar Workshop Pemanfaatan AI, Menuju Generasi Emas 2045

Wenny Rosalina • Kamis, 26 September 2024 | 15:37 WIB
mahasiswa Pascasarjana Unair bersama guru RA Nizhamiyah, Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso
mahasiswa Pascasarjana Unair bersama guru RA Nizhamiyah, Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso

RadarJombang.id - Pascasarjana Universitas Airlangga (UNAIR) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat, Senin (23/9).

Kegiatan itu, bertajuk workshop peningkatan kapabilitas guru pendidikan anak usia dini, pemanfaatan teknologi dan AI (kecerdasan buatan) sebagai bahan pembelajaran di RA Nizhamiyah, Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang.

Kepala RA Nizhamiyah, Vina Dwi Arifah SPsi, menyambut antusias kegiatan tersebut.

’’Kami para guru harus siap menghadapi tantangan di era digital. Workshop ini membuka peluang untuk menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif,’’ ungkapnya.

Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Dr Fiona Niska Dinda Nadia SE MSM, menyampaikan, kegiatan ini selaras dengan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) nomor empat terkait peningkatan kualitas pendidikan.

’’Melalui pengabdian masyarakat ini, kami berharap bisa berkontribusi dalam membangun pondasi SDM (sumberdaya manusia) unggul dengan memadukan teknologi dan pendidikan untuk Indonesia Emas 2045,’’ jelasnya.

Workshop menghadirkan dua narasumber ahli pembelajaran digital dari Universitas Negeri Surabaya.

Dr (Cand) Rasyidi Faiz Akbar SE MM memperkenalkan Kahoot sebagai media pembelajaran inovatif berbasis AI.

Para guru PAUD didampingi untuk membuat kuis interaktif yang disertai visualisasi dan audio agar proses belajar mengajar lebih menyenangkan.

Sementara Dr Syaifurrizal Wijaya Putra SE MM, membawakan materi tentang pembuatan lagu anak-anak yang edukatif menggunakan teknologi AI.

Harapannya, para guru mampu membuat bahan ajar yang lebih kreatif dan relevan dengan kebutuhan zaman melalui AI.

Baca Juga: Prodi Biologi FST UNAIR dan ITSKes ICMe Kenalkan Aplikasi SIP TB

Guru-guru RA Nizhamiyah mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan keterampilan baru.

Juga membuka wawasan pentingnya adaptasi terhadap teknologi dalam dunia pendidikan.

Diharapkan, para guru PAUD mampu menciptakan generasi emas yang cerdas dan kreatif melalui pembelajaran yang inovatif.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, hal ini menjadi langkah awal meningkatkan kualitas pendidikan di daerah demi masa depan yang lebih baik. (wen/jif/riz)

 

Editor : Achmad RW
#masyarakat #Unair #Surabaya #Ploso #Jombang #Pascasarjana #pengabdian