RadarJombang.id – Kegiatan MPLS SMPN 1 Perak Jombang berlangsung tepat dan terstruktur serta tanpa kegiatan perpeloncoan.
Hal ini dikarenakan sebelumnya pihak SMPN 1 Perak Jombang telah membentuk panitia MPLS.
SMPN 1 Perak Jombang juga menetapkan serta mematangkan silabus perencanaan kegiatan pengenalan agar sesuai dengan standar kompetensi dan tujuan dari MPLS.
Segala bentuk kekerasan atau perundungan juga akan dicegah karena pihak sekolah telah mewacanakan membentuk tim pencegah kekerasan (TPK) di tingkat kelas.
”Harapan kami bahwa sekolah dapat memberikan kesempatan kepada siswa baru untuk belajar dengan aman dan nyaman untuk meraih prestasi maksimal,” kata Kepala SMPN 1 Perak Drs Parsum Sukowibowo MPd.
Silabus yang diterapkan dibagi menjadi sepuluh poin.
Yakni materi tentang kegiatan sekolah, pengenalan lingkungan dan struktur sekolah juga kurikulum merdeka.
Ada pula materi pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan satuan pendidikan (PPKSP).
Serta materi pendidikan karakter, pembinaan mental agama, wawasan kebangsaan, wiyata mandala serta tata tertib dan tata krama siswa.
”Setiap materi yang nantinya diberikan, juga telah disiapkan pemateri yang kompeten di bidangnya masing-masing,” terang Parsum.
MPLS dilaksanakan selama tiga hari, terhitung sejak 15-17 Juli dengan diikuti 286 siswa baru.
Setiap harinya, kegiatan diawali dengan pelatihan peraturan baris berbaris (PBB) dipandu pengurus OSIS serta diakhiri dengan salat Duhur berjamaah.
Tentunya dengan didampingi oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI), muatan lokal (mulok) keagamaan dan mulok pendidikan diniyah (muldin). (dwi/naz/riz)
Editor : Achmad RW