RadarJombang.id – SMAN Kesamben Jombang terus mengembangkan prestasinya. Baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Di antaranya dengan memberikan fasilitas berupa pembinaan dan sarana prasarana yang memadai.
SMAN Kesamben juga melatih dan membiasakan siswa disiplin.
’’Kami unggul di bidang nonakademik olahraga. Salah satunya, tim futsal kita sering jadi juara di kompetisi futsal kabupaten,’’ kata kepala SMAN Kesamben Witin MM.
Tim futsal SMAN Kesamben Minggu (23/6) menjadi juara 1 STIE PGRI Dewantara Futsal Competition 2024.
Tim softball SMAN Kesamben menjadi juara 1 kejurkab softball Kabupaten Jombang.
Salah satu siswa SMAN Kesamben juga menjadi juara 1 pada kejurda atletik antar pelajar tahun 2024 di Jombang.
Atlet taekwondo kebanggaan SMAN Kesamben, Muhammad Rafli Al Fareza serta Mafania Munzia Rohmalia, keduanya meraih medali perak dalam kejuaraan taekwondo tingkat provinsi Jawa Timur.
Siswa SMAN Kesamben, Kharisma Ainur Rahmah, tahun ini menjadi juara harapan 2 pada event fashion show tingkat Kabupaten Jombang.
SMAN Kesamben juga unggul dalam bidang baris berbaris (PBB).
Seluruh siswa diajarkan baris berbaris setiap bulan sekali.
SMAN Kesamben bekerjasama dengan Koramil Kesamben.
’’Seluruh siswa ikut. Baik kelas 10, 11 dan 12. Tiga hari berturut-turut, satu bulan sekali. Hari ini kelas 10 saja, besoknya kelas 11 saja, dan lusanya kelas 12,’’ urainya.
Berbagai program juga dilaksanakan untuk memberikan ilmu tambahan kepada siswa.
Seperti program keputrian, yang diberikan khusus kepada siswi putri setiap Jumat.
Ketika para siswa putra melaksanakan salat Jumat di masjid sekolah, siswa putri dikumpulkan di islamic center untuk mendapatkan materi tambahan tentang ilmu keputrian.
SMAN Kesamben juga memiliki cara sendiri untuk membuat siswa tertib dan disiplin.
Yaitu dengan absensi finger print, setiap datang dan pulang sekolah.
Aplikasi itu juga terkoneksi dengan orang tua, sehingga orang tua bisa memantau anaknya sedang berada di sekolah atau tidak.
’’Kayaknya kami satu-satunya di Kabupaten Jombang yang menerapkan finger print untuk siswa. Alhamdulillah dengan finger print ini anak-anak lebih disiplin,’’ jelasnya.
Juga memiliki program Smaneka Telegram Getway yang terhubung kepada orang tua.
Tentang kegiatan siswa, program sekolah dan lain sebagainya.
SMAN Kesamben mengimplementasikan kurikulum merdeka pada gelar aksi nyata proyek penguatan profil pelajar Pancasila (P5).
Mereka bekerjasama dengan batik Sekar Jati Jombang.
Baca Juga: SMAN Kesamben Jombang Siap Cetak Siswa Berprestasi
Rencananya, batik corak topeng Jatiduwur bakal dijadikan seragam khas sekolah yang dipakai siswa sendiri.
’’Pasti ada kebanggaan yang berbeda untuk siswa yang menggunakan batik karya sendiri,’’ tegasnya. (wen/jif/riz)
Editor : Achmad RW