RadarJombang.id – Hingga memasuki pekan ketiga Maret, proyek pengadaan kain seragam gratis untuk siswa SD/MI dan SMP/MTs di Jombang belum berjalan.
Usai dilakukan pendampingan Inspektorat Jombang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang masih harus melakukan sejumlah revisi sebelum memilih penyedia.
”Ada beberapa revisi yang diberikan dari dokumen yang kita berikan,” kata Senen, kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang.
Tidak ada revisi besar yang dilakukan, hanya susunan prosedur proses pengadaannya yang perlu diperbaiki.
Setelah revisi dilakukan, maka penyedia akan dipilih untuk mengadakan kain seragam yang ditentukan.
”Dari Inspektorat Jombang sudah turun, tinggal fixkan, revisi segera kita kerjakan,” jelasnya.
Menurutnya, teknis pengadaan tak jauh berbeda dengan tahun lalu.
Begitu pula dengan penyalurannya, yaitu untuk SD dan MI didrop di kantor wilayah kerja pendidikan di masing-masing kecamatan.
Sedangkan untuk SMP/MTs, diturunkan di salah satu SMP negeri di satu kecamatan.
Tahun ini siswa SD/MI dan SMP/MTs mendapatkan kain seragam nasional saja.
Dianggarkan Rp 2,8 miliar untuk siswa SMP/MTs dan Rp 2,2 miliar untuk siswa SD/MI.
Baca Juga: Jumlah Bantuan Kain Seragam Gratis untuk Siswa di Jombang Ditambah, Segini Jumlahnya
Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Jombang Erna Kuswati mewanti-wanti agar pengadaan kain seragam tahun ini tidak bermasalah lagi.
Sebab, program ini sudah berjalan lima tahun terakhir. ”Seharusnya saat ini sudah tidak ada masalah lagi,” ungkap Erna.
Ia juga meminta agar pendistribusikan dilakukan tepat waktu. Dan harus sesuai dengan jumlah peserta didik baru 2024-2025.
”Jangan sampai seperti tahun-tahun kemarin banyak yang kurang. Kemudian pembangiannya selalu molor,” tegasnya. (wen/naz/fid)
Editor : Ainul Hafidz