’’Kembali ke jam belajar normal, 35 menit per jam pelajaran untuk SD. Selama PPKM kemarin, hanya 25 menit per jam pelajaran,’’ kata Senen, kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, kemarin.
Sesuai kurikulum merdeka, ia hanya memberikan aturan jam belajar. Jam masuk dan jam pulang, dan banyaknya jam pelajaran yang diberikan kepada siswa, diserahkan ke sekolah masing-masing. ’’Paradigma baru kurikulum merdeka, dinas hanya memberikan acuan satu jam pelajaran 35 menit. Pengelolaan di lapangan terserah sekolah,’’ jelasnya.
Satu sekolah dengan sekolah yang lain boleh tidak sama. Seperti ada SD yang menerapkan lima hari belajar. ’’SDN yang lima hari belajar hanya SDN Kepanjen 2. Tentu jam pulang disesuaikan dengan kebutuhan sekolah,’’ katanya.
Jam masuk sekolah dimulai pukul 07.00. Juga tidak ada jaga jarak dalam kelas. Baik SD maupun SMP, semua masuk 100 persen sesuai dengan kapasitas kelas. Penggunaan masker, serta jaga jarak di luar kelas harus tetap diingatkan kepada siswa. ’’Tugas guru yang berada di jam pelajaran pertama harus memastikan peserta didik menerapkan protokol kesehatan dalam kelas,’’ urainya.
Kepala SDN Kepanjen 2, Saida Setryarini, mengatakan, sekolahnya menerapkan program baca tulis Alquran pada Senin sampai Kamis setelah pembelajaran. Sehingga hanya lima hari belajar. Sementara Sabtu diisi dengan kegiatan ekstrakurikuler. ’’Masuk lima hari ini sudah berlangsung lama, karena kita menambah program kekhasan,’’ paparnya. (wen/jif/riz) Editor : Achmad RW