Kepala SMKN Mojoagung Panca Sutrisno mengatakan, upaya untuk mencetak lulusan terbaik terus digaungkan.Tujuannya, agar para lulusan nantinya bisa bermanfaat baik untuk diri sendiri maupun lingkungan sekitar. ”Jadi kita sesuai dengan visi dan misi SMKN Mojoagung, pertama harus religius, lalu attitude atau perilaku, knowledge atau pengetahuan, dan performa serta interpersonal,” kata Panca kepada Jawa Pos Radar Jombang, Kamis (15/9) kemarin.
Dijelaskan, lima item itu ditekankan kepada para siswa sejak tahun pertama masuk sekolah. Di antaranya harus menjadi siswa yang religius. ”Artinya dari sisi keagamaan kita gencarkan, baik untuk musim dan nonmuslim. Sehigga menjadi pembiasaan,” imbuh dia.
Kedua, yakni perilaku atau attitude. Setiap siswa harus memiliki perilaku yang baik. ”Bagaimana menghargai bapak dan ibu guru serta menciptakan performa yang baik, seperti tepat waktu datang ke sekolah, mengenakan seragam dan sebagainya,” ujar Panca.
Selanjutnya, pengetahuan atau knowledge. Para siswa diharapkan bisa mencerminkan seorang yang berpendidikan atau ilmuwan. Siswa harus memiliki keterampilan, pengetahuan yang Andal. ”Jadi dengan teknologi yang tinggi dan fasilitas yang ada, kita berdayakan anak-anak,” tutur dia.
Dicontohkan, di antaranya program keahlian Rencana Perangkat Lunak (RPL) ada pembelajaran editing. ”Misalnya ada kegiatan bagaimana membuat banner dan sebagainya. Sehingga ilmu yang diterapkan ke anak-anak, nantinya setelah lulus bisa berkembang menjadi suatu penghidupan atau mempunya efek secara finansial,” lanjut Panca.
Keempat berkaitan performa. Setiap siswa harus memiliki performa yang baik. Menurut dia juga sangat penting. ”Makanya seperti pemakaian seragam, memotong yang rapi dan menggunakan fasilitas dengan tertib,” ujar dia.
Terakhir, yakni interpersonal. Setiap siswa dibina bisa bersosialisasi dengan lingkungannya dengan baik. Baik hubungan siswa dengan siswa maupun dengan guru dan karyawan. ”Kalau tidak ditunjang komunikasi yang baik, ketika sudah lulus dan menjadi alumni akan berbeda. Sehingga, setelah lulus bisa berkomunikasi di lingkungan masyarakat dengan baik,” tutur dia.
Tujuan itu semua, menurut Panca, agar para siswa ketika sudah lulus memiliki karakter yang unggul dan menjadi pribadi yang percaya diri. ”Jadi apa yang sudah kita kemas sedemikian rupa itu (Rappi, Red) kita siapkan di dunia kerja yang baik. Sehingga meningkatkan kepercayaan diri,” lanjut Panca.
Apalagi, para lulusan juga sudah difasilitasi Bursa Kerja Khusus (BKK). ”Memberikan informasi lowongan pekerjaan bagi semua lulusan,” kata Panca.
Dukung Siswa Berkreasi dan Berprestasi
SMKN Mojoagung selalu mendukung dan menfasilitasi kegiatan siswa. Baik berkaitan pengembangan akademik maupun yang sifatnya nonakademik. Seperti halnya September ini, sekolah memiliki banyak kegiatan.
”Jadi kegiatan kita banyak sekali baik akademik dan nonakademik. Paling dekat besok (hari ini, Red) kita take atau mengambil video tari remo masal,” kata Kepala SMKN Mojoagung Panca Sutrisno kepada Jawa Pos Radar Jombang, Kamis (15/9) kemarin.
Untuk tari remo masal bakal melibatkan guru, karyawan dan siswa. ”Total ada 300 orang lebih. Kita menggunakan fasilitas sekolah. Persiapannya sudah kita laksanakan sejak jauh-jauh hari,” imbuh dia.
Dalam waktu dekat, lanjut Panca, pihaknya juga akan menggelar turnamen futsal se-Jombang dan Mojokerto, tepatnya pada 17-18 September nanti. ”Alhamdulillah animonya begitu tinggi. Sampai sekarang ada 30 peserta, kita bekerja sama dengan pihak luar untuk fasilitas lapangan,” ujar Panca,
Saat ini pihaknya juga terus memantapkan kesiapan siswa untuk ambil bagian dalam lomba Bahasa Inggris tingkat Jawa Timur secara online. ”Anak-anak sudah kita latih, mudah-mudahan berhasil dan juara,” lanjut dia.
Dikatakan, setiap kegiatan nonakademik diwadahi dalam kegiatan ekstrakurikuler. Dilaksanakan setiap pulang sekolah dan Sabtu-Minggu. ”Tujuan utamanya agar anak-anak bisa ikut lomba dan meraih prestasi. Jadi semua kita dukung dan kita fasilitasi, baik akademik maupun nonakademik,” kata Panca.
Bentuk Jiwa Kepemimpinan Siswa Melalui LDKS
SELAIN penguasaan akademik yang baik, siswa SMKN Mojoagung juga ditanamkan jiwa kepemimpinan. Salah satunya dengan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS).
”Minggu depan kita ada LDKS dari kepengurusan OSIS periode 2022-2023. Ini kita laksanakan untuk membekali peserta didik supaya mempunyai jiwa pempimpin,” kata Kepala SMKN Mojoagung Panca Surtisno.
Dikatakan, kegiatan LDKS dilaksanakan rutin setiap tahun. Khususnya bagi para pengurus OSIS. ”Masing-masing perwakilan kelas juga sudah ada. Kita juga bekerja sama dengan pihak luar untuk pelatihan serta kita beri materi secara internal agar siswa mempunyai tanggung jawab,” imbuh dia.
Dengan kegiatan pelatihan LDKS, diharapkan jiwa kepemimpinan siswa terbentuk, dan ke depan siap menjadi pemimpin. ”Mereka sudah memiliki bekal dan karakter untuk menjadi seorang pemimpin. Ketika sudah memiliki itu, paling tidak mereka bisa memimpin dirinya sendiri lalu lingkungan sekitar serta siswa lainnya,” ujar Panca.
Selama ini pengurus OSIS SMKN Mojoagung sudah menjadi mitra sekolah. Mereka sudah bisa mandiri. ”Kita hanya menyampaikan, anak-anak sudah mengoptimalkan kegiatan. Mulai dari ketertiban, ada juga tim UKS, paskibra dan pramuka, ada juga tim religius untuk keagamaan,” lanjut dia.
Menurutnya, para siswa harus religius dan saling toleransi menghormati antarpemeluk agama. ”Seperti kegiatan rutin setiap Jumat Agamis, untuk anak-anak yang muslim ada Khatmil Quran. Sementara yang nonmuslim penanaman budi pekerti. Jadi kegiatan keagamaan seperti perayaan Paskah juga kita fasilitasi,” kata Panca.
SMKN Mojogung memiliki 1.500 siswa. Terdiri dari lima program keahlian. Masing-masing program keahlian akuntansi dan keuangan lembaga, bisnis daring dan pemasaran, otomatisasi tata kelola perkantoran, dan kimia industri serta rekayasa perangkat lunak (RPL). (fid/naz/riz) Editor : Achmad RW