’’Sudah ada beberapa yang diterima di MAN 1 dan MAN 2. Saya harap semua lanjut sekolah, hingga ke jenjang paling tinggi,’’ ungkapnya.
Wisuda purna siswa sekaligus dibarengkan pengumuman kelulusan. Emi menegaskan, seratus persen siswa lulus. ’’Alhamdulillah, meskipun pembelajaran di masa mereka ini sangat sulit karena pandemi, tidak banyak tatap muka, tapi guru-guru ikhlas dan rida,’’ tegasnya.
Ini yang akan membuka jalan kesuksesan mereka dalam menempuh pendidikan selanjutnya. ’’Pelepasan 178 siswa ini hanya sebuah simbol, untuk semakin mendekatnya hati para guru dengan siswa. Sehingga doa-doa guru terus dipanjatkan selamanya untuk siswanya meski tidak lagi berada di MTsN 12 Jombang,’’ kata Ketua Komite MTsN 12 Jombang, Ali Sudirman.
Tidak ada bekas murid, tidak ada mantan guru. ’’Wisuda purna siswa hanya sebagai simbol melepas jasadnya saja, tapi hatinya tetap dekat dan selalu didoakan,’’ jelasnya.
Kepala Kantor Kemenag Jombang yang diwakili Kasi Pendidikan Madrasah, Arif Hidayatullah, berpesan kepada siswa agar terus menjaga salat kapanpun dan dimanapun. Lulusan MTsN 12 juga harus selalu rutin membaca Alquran dan berpegang teguh terhadap akhlak yang telah diajarkan di bangku madrasah. ’’Siswa MTsN 12 harus mampu menjadi figur masyarakat yang berakhlakul karimah,’’ tegas Arif.
Ia juga berharap siswa MTsN 12 menjadi anak yang penurut kepada orang tua. Saat di madrasah harus taat kepada guru yang merupakan orang tua di lingkup madrasah. ’’Karena rida Allah tergantung rida orang tua, marahnya Allah juga tergantung marahnya orang tua,’’ tegasnya.
Orang tua tidak hanya yang di rumah, tapi juga yang di madrasah, yaitu guru. ’’Siswa MTsN 12 harus meneruskan pendidikan semua, hingga tingkat yang lebih tinggi,” pesan Arif.
selanjutnya.......
Pandemi Tak Hentikan Pestasi
BELAJAR ditengah gempuran pandemi, MTsN 12 masih tetap mengantongi banyak prestasi. Mulai tingkat kabupaten hingga tingkat nasional.
’’Alhamdulillah tidak hanya prestasi akademik, kita juga memiliki banyak siswa yang berprestasi non akademik,’’ kata Emi Tahmidah, kepala MTsN 12 Jombang.
Dalam olimpiade nasional pendidikan agama Islam 2022, tiga siswa kelas sembilan meraih medali perak. Yasmin Azkanura Kamalina, Nadhifa Putri Ameliatur Rohma, dan Anisa Miftakhul Hasanah. Sementara Damar Putra Trisna Sejati, siswa kelas 8, mendapatkan medali perunggu.
Pada lomba banjari se-Jawa Timur di MAN 4 Jombang, grup banjari MTsN 12 Jombang yang diberi nama Nurun Nabi berhasil meraih juara harapan dua tingkat SMP/MTs. Grup Al Banjari MTsN 12 Nurun Nabi juga pernah meraih juara harapan dua se-Jawa Timur pada Festival Banjari Akbar 2022 di SMKN 2 Jombang.
Pada lomba cipta dan baca puisi yang diadakan Jawa Pos Radar Jombang, Arbi Sandi Kurniawan, yang kemarin di wisuda berhasil menjadi juara satu tingkat kabupaten jenjang SMP/MTs. Dalam wisuda purna siswa kemarin, ia juga mempersembahkan bait puisi indah untuk guru bersama dua teman yang lainnya. Aisyah Cintya Lestari juga pernah menjadi peserta kompetisi nasional olimpiade Bahasa Indonesia.
Dalam hal digital, MTsN 12 Jombang berhasil mendapatkan juara dua lomba pembuatan video profil madrasah. ’’Mudah-mudahan siswa yang sudah membuktikan bakat dan minatnya melalui prestasi bisa lebih berkembang kedepannya,” harapnya.
Sementara itu, PPDB di MTsN 12 Jombang kini sudah selesai. Enam rombel dengan jumlah 195 siswa baru sudah dinyatakan lolos. ’’PPDB sudah kami tutup sejak Mei lalu, alhamdulillah sudah penuh,” jelas Emi.
Ada dua jalur yang dibuka, prestsi dan reguler. Prestasi tidak hanya hasil lomba. Tahfiz juga merupakan prestasi yang bisa dipakai siswa untuk mendaftar di MTsN 12 Jombang. ’’Dari 195 siswa itu, 10 persen prestasi, sisanya reguler,’’ terangnya. (wen/jif/riz) Editor : Achmad RW