Kamis (3/9), di Pondok Pesantren Al-Madienah Denanyar, Jombang, dilaksanakan pentas drama yang diikuti seluruh santri. Saya bertugas menjadi narator. Awalnya saya malu. Namun saya ingat dawuh KH Muhammad Najib Muhammad Al-Imam, selaku pengasuh. ’’Siapa yang berani berbicara dan berpendapat sekarang, pasti kelak akan bermanfaat di masa depan,’’ tuturnya.
Saya sempat tidak percaya diri berbicara di depan banyak orang. Lalu teman saya memberi saran; ’’Jangan malu, anggap saja orang yang di depan kamu itu tidak ada.’’
Setiap berlatih saya menganggap semua orang yang di depan saya tidak ada. Setelah seminggu berlatih, saya mulai percaya diri dan berani berbicara di depan banyak orang.
Beberapa hari kemudian, tibalah waktu penampilan drama dihadapan banyak santri. Ketika giliran maju ke depan, saya menyapa penonton dengan penuh percaya diri. Alhamdulillah, tim kami akhirnya meraih juara terbaik putri drama santri.
Maka dari itu, jangan malu untuk tampil. Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Malu itu hanya untuk maksiat. Kalau mau maksiat kita harus malu. Tapi untuk kebaikan tidak boleh malu.
Raihlah semua cita dengan usaha dan doa. Usaha tanpa doa itu sombong. Doa tanpa usaha sama dengan kosong.Dan saya selalu percaya; man jadda wajada, barang siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan berhasil.
Oleh: Anindya Aqilatun Nafisa, santri PP Al-Madienah, Denanyar, Jombang asal Tuban
Editor : Anggi Fridianto