Sabtu (18/4) saya mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an di Gresik. Alhamdulillah saya bersama tim berhasil meraih juara satu cabang Fahmil Quran. ’’Belajarlah dan berusahalah terus-menerus, karena usahamu tidak akan mengkhianati hasil. Jika sekarang belum, suatu saat pasti akan berhasil. Gunakan waktu dengan sebaik mungkin karena waktu adalah emas. Sayang apabila terbuang sia-sia,’’ pesan pembina saya, Ustadah Nisfatin Auliya.
Saya mulai ikut lomba sejak awal mondok. Awalnya saya hanya mengikuti MTQ tingkat sepondok saja, itupun masih belum berhasil. Saat kelas 8 saya disuruh mengikuti MTQ tingkat sekomplek. Awalnya saya mengira tidak bisa, tetapi alhamdulillah saya mendapat juara meskipun masih tingkat sepondok. Hingga pada akhirnya ustadzah saya menjanjikan untuk mengikutkan saya di MTQ kabupaten.
Mengikuti MTQ Gresik ini tidaklah mudah. Banyak kendala yang saya hadapi sebelum tampil. Persaingan yang kuat juga membuat saya tidak yakin untuk mendapat juara. Tetapi, saat mengetahui lolos final, saya dan kelompok saya sangat terkejut dan kembali bersemangat lagi untuk meneruskan perjuangan dan mendapatkan juara.
Saya juga mengikuti MTQ Jombang setelah MTQ Gresik ini. Alhamdulillah saya dan kelompok saya kembali meraih juara 2 dalam cabang yang sama, yaitu Fahmil Qur’an.
Saya sangat berterima kasih kepada teman-teman saya yang senantiasa mendukung dan memberi semangat kepada saya saat proses latihan. Bapak ibu guru dan juga ustadzah yang mendukung saya. Dan tak lupa restu dan doa dari kedua orang tua saya yang senantiasa mengiringi perjalanan saya.
Oleh: Adelia Putri Anggraeni, Kelas 9 PQ 1 MTs Perguruan Muallimat Cukir
Editor : Anggi Fridianto