Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Binrohtal di Polres Jombang, Hanya Takut kepada Allah  

Rojiful Mamduh • Kamis, 5 Maret 2026 | 04:19 WIB

 

Binrohtal di Masjid Polres Jombang
Binrohtal di Masjid Polres Jombang

Saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Selasa (3/3), Pengasuh PP Al Muhsinin, Tugu, Kepatihan, Habib Muhammad bin Salim Assegaf, menjelaskan pentingnya hanya takut kepada Allah Ta’ala.

’’Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda: Barang siapa takut kepada Allah, maka Allah akan menjadikan segala sesuatu takut kepadanya. Dan barang siapa tidak takut kepada Allah, maka Allah akan menjadikannya takut kepada segala sesuatu,’’ tuturnya.

 

Ini sejalan dengan firman Allah Ta’ala di QS Fathir 28. Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya hanyalah para ulama.

 

Rasa takut (khauf) kepada Allah bukan berarti putus asa, tetapi takut yang melahirkan ketaatan, keikhlasan, dan penjagaan hati.

 

Suatu malam, Imam al-Ghazali bersama Abu al-Qasim al-Qushayri An-Naisaburi.

 

Imam Al-Ghazali hendak mengambil air wudu, namun di dekat sumber air ada seekor macan. Beliau tertahan karena khawatir. Ketika An-Naisaburi datang, macan itu justru pergi menjauh.

 

Beliau berkata, ’’Jika kita sibuk memperbaiki hati dan benar-benar takut kepada Allah, maka makhluk pun akan takut kepada kita.’’

 

Kekuatan seorang mukmin bukan pada fisiknya, tetapi pada kebersihan hati dan kedekatannya dengan Allah Ta’ala.

Umar bin al-Khattab radiyallahu anhu disegani, bahkan setan pun lari darinya. Rasulullah bersabda: Tidaklah setan melihatmu menempuh suatu jalan, melainkan ia akan menempuh jalan selain jalanmu.

Ini buah dari ketakwaan dan rasa takut beliau kepada Allah Ta’ala.

 

’’Kita harus meminta hanya kepada Allah Ta’ala,’’ terangnya. Allah berfirman di QS Alfatihah 5. Hanya kepada-Mu kami menyembah dan hanya kepada-Mu kami memohon pertolongan.

Rasulullah bersabda kepada Ibnu Abbas radiyallahu anhu: Jika engkau meminta, maka mintalah kepada Allah. Jika engkau memohon pertolongan, maka mohonlah pertolongan kepada Allah.

 

Ali ibn Muhammad al-Jurjani rahimahullah menjelaskan, permintaan terbagi dua.

Permintaan yang hanya boleh kepada Allah Ta’ala. Seperti minta hidayah, taufik, pemahaman ilmu, afiyah, rida, ampunan dan kebahagiaan dunia dan akhirat.

 

Permintaan yang boleh kepada manusia. Seperti meminta tolong mengangkat barang. Meminjam uang. Meminta bantuan pekerjaan.

Perkara yang menjadi kekuasaan mutlak Allah tidak boleh digantungkan kepada makhluk.

 

Ramadan menanamkan rasa takut dan ketergantungan hanya kepada Allah Ta’ala. Rasa takut kepada Allah Ta’ala membuat kita tidak makan minum selama puasa.

 

Tujuan puasa adalah takwa. Ini gabungan antara cinta, harap, dan takut kepada Allah Ta’ala.

 

Para wali ketika masuk Ramadan mereka menjadi sangat takut amalnya tidak diterima. Padahal ibadahnya luar biasa. Mereka menangis bukan karena kurang amal, tetapi karena takut tidak ikhlas.

 (jif/naz)

 

Editor : Anggi Fridianto
#masjid agung #Jombang #polres jombang #student