Senin (9/2) di kelas 1 Wustho B Pesantren Tebuireng Putri, Ustad Afriansyah selaku guru Nahwu dan Fikih menerangkan pentingnya ilmu dan adab dalam kehidupan. ’’Ilmu tidak hanya bermanfaat untuk menambah pengetahuan, tetapi juga untuk membentuk akhlak dan perilaku yang baik,’’ tuturnya.
Ilmu yang bermanfaat yakni ilmu yang diamalkan. Salah satunya dengan bersikap sopan dan santun kepada semua orang. Terutama kepada orang yang lebih tua, guru, dan orang tua. Tanpa adab, ilmu tidak akan membawa keberkahan.
KH Hasyim Asy’ari di kitab Adabul ‘Alim wal Muta‘allim, menyampaikan, seorang penuntut ilmu wajib menghiasi dirinya dengan akhlak mulia, rendah hati, menghormati guru, serta menjaga sikap dan tutur kata. Karena ilmu tidak akan masuk ke dalam hati yang dipenuhi kesombongan dan akhlak buruk.
Allah Ta’ala juga memerintahkan manusia untuk berperilaku sopan dan berakhlak mulia. Sebagaimana firman-Nya di QS Al-Isra’ ayat 23. Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu bapakmu.
Serta di QS Luqman 18. Dan janganlah kamu memalingkan wajahmu dari manusia karena sombong dan janganlah berjalan di bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.
Oleh Vindi Cahyani Rahma Jaya, Kelas VIII-D SMP A Wahid Hasyim Tebuireng
Editor : Anggi Fridianto