Rabu (26/11), SMP Islam Al-Madinah mengadakan peringatan Hari Guru Nasional di Aula Yayasan Pendidikan dan Sosial NU Al-Madinah.
Para siswa menampilkan berbagai kreativitas. Mulai salawat banjari. Paduan suara yang menyanyikan lagu himne guru dan terima kasih guruku.
Ekstrakurikuler tari menampilkan tari ganjreng yang berasal dari Sunda Jawa Barat dan wonderland Indonesia. Anak pramuka menampilkan simapore dance.
’’Hari Guru mengingatkan pentingnya jasa guru,’’ kata Ridwan, selaku kepala sekolah. Saking pentingnya guru, sampai-sampai Sayidina Ali bin Abi Thalib radiyallahu anhu berkata; Aku budak orang yang mengajariku walaupun satu huruf.
Ketua Yayasan, KH Asyharun Nur, menjelaskan, guru termasuk orang tua. ’’Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Orang tua kita ada tiga,’’ terangnya.
Orang tua yang melahirkan kita. Orang tua yang menikahkan anaknya dengan kita. Serta guru yang mengajar kita.
’’Guru sama seperti orang tua kita. Kita harus sopan dan hormat kepadanya. Ilmu yang ajarkan oleh guru tidak akan berkah jika kita menyakiti hati mereka,’’ ungkapnya.
Orang yang menyakiti guru akan diuji dengan tiga hal. Hilang hafalannya. Lidahnya tidak bisa menyampaikan ilmu. Serta fakir jelang wafatnya.
Oleh Khoirun Niswatin, Kelas 9 SMP Islam Al-Madinah, Petengan, Tambakrejo, Jombang
Editor : Anggi Fridianto