Rabu (22/10) di lapangan Pesantren Tebuireng digelar upacara peringatan Hari Santri Nasional. KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) selaku pengasuh, menyampaikan pentingnya meneladani perjuangan para ulama.
’’Santri sekarang harus meneladani perjuangan para ulama dengan cara belajar yang sungguh-sungguh. Hanya dengan menguasai ilmu kalian akan dapat membela, mempertahankan dan mengisi kemerdekaan,’’ tuturnya.
Beliau juga menegaskan pentingnya peran santri di era modern dengan tetap menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
Allah Ta’ala berfirman dalam Quran Surat Al-Mujadilah ayat 11; Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.
Ayat ini menegaskan, menuntut ilmu jalan kemuliaan. Santri tidak hanya belajar untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk kemaslahatan umat dan bangsa.
Perjuangan santri juga sejalan dengan semangat yang diajarkan Hadratussyeh KH Hasyim Asy’ari. Beliau berpesan: ’’Barang siapa yang ingin memperbaiki keadaan bangsa dan negaranya, maka hendaklah ia memperbaiki dirinya dengan ilmu dan akhlak.’’
Perjuangan membela bangsa merupakan bagian dari pengamalan iman. Serta menuntut ilmu jalan untuk memperkuatnya.
Para santri masa kini diharapkan terus meneladani perjuangan para pendahulu. Menegakkan agama, menjaga bangsa, dan berkontribusi positif bagi kemajuan Indonesia.
Oleh Aqila Qurrotu Aini Ayuka Putri, Kelas 8-B SMP A Wahid Hasyim Tebuireng
Editor : Anggi Fridianto