Saat ini sering terjadi hujan terus-menerus setiap harinya. Dari prakiraan cuaca BMKG, Jawa Timur berpotensi hujan dengan intensitas sedang.
Namun, tidak menutup kemungkinan Jawa Timur terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Hal tersebut dapat memicu ternjadinya penyakit demam berdarah karena gigitan nyamuk Aedes aegypti yang sering muncul pada saat musim hujan.
Faktor utama terjadinya penyakit demam berdarah atau DBD adalah gigitan nyamuk Aedes aegeypti.
Penyakit demam berdarah lebih banyak terjadi pada saat musim hujan karena pada saat musim hujan nyamuk Aedes aegypti berkembang biak lebih banyak.
Nyamuk ini membawa virus Dengue yang bisa menular pada manusia melalui gigitannya.
Biasanya nyamuk ini hidup di genangan air dan tempat-tempat lembap apalagi ketika musim hujam nyamuk ini berkembang lebih pesat.
Gejala utama apabila terkena DBD adalah meningkatnya suhu tubuh secara mendadak.
Gejala lain DBD yang dapat menyertainya yaitu lemas, mual, muntah, hilang nafsu makan, pusing, dan lain sebagainya. Demam pada DBD biasanya terjadi selama 3 hari.
Demam bisa mencapai suhu 39−40°C dan sulit turun walaupun pasien telah mengonsumsi obat penurun panas.
Apabila demam tidak kunjung turun dan memasuki fase kritis, Anda sebaiknya segera datang ke fasilitas kesehatan untuk mengonsultasikannya.
Fase kritis yang dimaksud di sini yaitu ketika anda mengalami muntah secara terus-menerus, muntah berdarah, lemas berlebihan, buang air besar berdarah, dan lain sebagainya.
Ketika seseorang terkena demam berdarah harus segera diobati agar tidak semakin parah.
Pengobatan yang bisa dilakukan secara mandiri seperti istirahat yang cukup, megonsumsi makanan sehat, mencukupi kebutuhan cairan tubuh, dan mengonsumsi paracetamol jika suhu tubuh tinggi dan merasa pusing.
Cara lain agar terhindar dari DBD adalah dengan mencegahnya karena faktor utama terjadinya DBD adalah kotornya lingkungan khususnya banyak genangan air.
Cara mencegah DBD paling efektif oleh Kemenkes adalah dengan melakukan 3M Plus yaitu menguras, menutup, mendaur ulang, dan meningkatkan daya tahan tubuh.
Menjaga kebersihan lingkungan merupakan langkah awal untuk mencegah DBD. Kesadaran masyarakat harus ditingkatkan agar masalah DBD ini tidak menjadi ancaman serius bagi masyarakat.
Meskipun di tengah musim hujan yang melanda, masyarakat harus menjaga kesehatannya agar terhindar dari gigitan nyamuk Aedes aegeypti.
Oleh karena itu, bersihkan lingkungan rumah dari genangan air dan perkuat imunitas tubuh agar terhindar dari penyakit DBD. (*)
Penulis:
Arvin Athaya Fatihul Ihsan
Mahasiswa Prodi Kedokteran
Fakultas Kedokteran
Universitas Airlangga