Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Bahaya Kanker Pankreas, Dapat Dideteksi Menggunakan MRCP Modalitas Radiologi

Ainul Hafidz • Selasa, 12 Desember 2023 | 13:25 WIB

 

 

Ilutrasi MRI
Ilutrasi MRI

Kanker pankreas adalah penyebab utama kematian berdasarkan GLOBOCAN 2012, kanker pankreas membunuh lebih dari 331.00 orang per tahun dan menempati urutan ketujuh penyebab utama kematian baik laki-laki maupun perempuan.

Perkiraan tingkat kelangsungan hidup 5 tahun global untuk kanker pankreas adalah 5%. Tingkat terkena kanker pankreas meningkat seiring bertambahnya usia.

Menurut penelitian rata-rata berusia lebih dari 50-70 tahun, dari keseluruhan kasus kanker pankreas hanya sekitar 9% penderita yang dapat bertahan hidup hingga 5 tahun setelah didiagnosis menderita penyakit ini.

Untuk itu kita harus menjaga kesehatan lebih agar terhindar dari kanker.

Adapun faktor-faktor pemicu kanker pankreas melibatkan peran genetik yang dapat mengembangkan penyakit ini meningkat, diabetes, obesitas atau berat badan di atas normal, pankreatitis kronis (peradangan), sirosis hati adanya jaringan parut yang tidak normal, kebiasaan merokok dapat menyebabkan kanker pankreas, konsumsi alkohol berlebihan, infeksi bakteri helicobacter pylor (bakteri yang merusak dinding lambung), serta bahaya dari paparan bahan kimia di lingkungan kerja.

Kanker pankreas adalah gangguan kesehatan yang disebabkan oleh pertumbuhan sel yang tak terkendali dalam jaringan pankreas yang merupakan kondisi serius dan berpotensi fatal yang sering disebut sebagai silent killer karena gejala awalnya tidak terasa bahkan tidak terdeteksi oleh penderita. Baru ketika kanker pankreas berkembang dan semakin ganas, gejala tersebut mulai muncul.

Penderita kanker pankreas pada umumnya menunjukkan gejala penyakit kuning tanpa adanya rasa sakit (sekitar 70%) yang disebabkan oleh penyumbatan pada saluran empedu akibat pertumbuhan tumor di kepala pankreas.

Sehingga terjadi penurunan berat badan yang dialami oleh sekitar 90% pasien, sementara sakit perut terjadi sekitar 75% pada pasien.

Gejala lain terjadi dengan kelemahan anggota tubuh, gatal-gatal pada kulit, gangguan nafsu makan, pembesaran pada kandung empedu, tinja berwarna pucat, urin berwarna gelap sehingga dapat memicu kecurigaan dokter terhadap keberadaannya kanker dan dapat dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap kanker.

Salah satu modalitas yang dapat mendeteksi adanya kelainan pada bagian perut yaitu dengan menggunakan Magnetic Resonance Imajing (MRI) merupakan pemeriksaa non-invasif yang dilakukan tanpa adanya pembedahan.

Penggunaan alat ini tidak berbahaya karena pemeriksaanya menggunakan sumber dari medan magnet sehingga dengan adanya modalitas MRI dapat mendeteksi adanya kelainan di dalam organ tubuh manusia dengan sangat detail.

Pemeriksaan pada MRI untuk dapat mendeteksi adanya kelainan pada bagian perut yaitu dengan dilakukanya Magnetic Resonance Cholangiopancreatography (MRCP) dapat mendeteksi adanya kanker pankreas pada bagian perut.

Persiapan sebelum melakukan pemeriksaan pasien diminta untuk berpuasa selama kurang lebih 6 jam untuk mengurangi sekresi cairan dalam lambung dan duodenum, mengurangi gerakan peristaltik usus (serta meningkatkan distensi kandung empedu.

Selain itu, diperlukan hasil laboratorium pemeriksaan ureum dan kreatinin untuk menilai fungsi ginjal.

Jika fungsi ginjal berada di bawah batas aman, maka pemeriksaan MRCP akan dilakukan dengan menggunakan media kontras. Bahan kontras yang digunakan pada pemeriksaan MRI dengan MRCP yaitu gadolinium (Gd) yang bersifat paramagnetik.

Pada saat pemeriksaan pasien akan dibaringkan pada meja pemeriksaan alat MRI setelah itu akan diinjeksikan bahan kontras atau obat melalui intravena (IV) kemudian kontras akan menuju area tertentu yang dapat menampakkan kelainan dan patologi pada pankreas.

Selama pemeriksaan berlangsung pasien akan didengarkan musik dengan senyaman mungkin. Durasi pemeriksaan MRCP biasanya berlangsung sekitar 30-40 menit. (*)

Oleh: Sukmawati Ma Purnomo, Firdah Khairunnisa, Laila Fitratunnisa

Diah Sulityorini *)

*) Mahasiswa  Program Studi D4 Teknologi Radiologi Pencitraan Universitas Airlangga

Editor : Ainul Hafidz
#kanker #mri #pankreas