Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Keseimbangan Manusia

Achmad RW • Kamis, 6 April 2023 | 13:40 WIB
HM Syarifuddin Masduqi (Gus Din), Pengasuh Ponpes Roudhotu Tahfidzil Qur
HM Syarifuddin Masduqi (Gus Din), Pengasuh Ponpes Roudhotu Tahfidzil Qur
ALHAMDULILLAH kita masih dipertemukan dengan bulan Ramadan yang penuh barokah ini sehingga dapat menjalankan ibadah atau berbagai kegiatan lain. Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas seebagai hamba Allah SWT.

Perlu diketahui bahwa manusia sebagai animal educandum, secara bahasa berarti hewan yang dapat dididik dan harus mendapatkan pendidikan. Dari pengertian tersebut secara tidak langsung menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara manusia dengan hewan. Manusia dapat dididik dan mendapatkan pendidikan. Manusia masuk dalam kategori makhluk yang bisa mendidik dan dididik.

Pendidikan bagi manusia itu terdapat dua hal. Dimensi jasmani dan rohani, jiwa dan raga, material dan spiritual. Pendidikan jasmani adalah sebuah naluri biologis manusia untuk mendapatkan kesehatan seperti keteraturan makan dan minum, termasuk dalam hal ini adalah ibadah puasa. Sebagaimana Sabda Nabi :

"Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, Berpuasalah niscaya kalian akan sehat.” (Hadis diriwayatkan Ath Thabrani dalam Mu’jam al Awsath)

Di saat yang sama terdapat hal penting berikutnya, yaitu dimensi spiritual/rohani, dikarenakan manusia terdiri dari jiwa dan raga, material dan spiritual. Ibarat koin ada dua sisi, kanan dan kiri, keduanya saling melengkapi.

Pendidikan spritual menyentuh aspek batin. Jika manusia membutuhkan makan dan minum maka jiwa manusia butuh dengan siraman rohani. Pada bulan Ramadan ini menjadi momentum yang sangat tepat untuk untuk mendapatkan keseimbangan dari kebutuhan jasmani dan rohani.

Firman Allah SWT:

{ وَٱبۡتَغِ فِیمَاۤ ءَاتَىٰكَ ٱللَّهُ ٱلدَّارَ ٱلۡـَٔاخِرَةَۖ وَلَا تَنسَ نَصِیبَكَ مِنَ ٱلدُّنۡیَاۖ وَأَحۡسِن كَمَاۤ أَحۡسَنَ ٱللَّهُ إِلَیۡكَۖ وَلَا تَبۡغِ ٱلۡفَسَادَ فِی ٱلۡأَرۡضِۖ إِنَّ ٱللَّهَ لَا یُحِبُّ ٱلۡمُفۡسِدِینَ }

[Surat Al-Qashash: 77]

Artinya: Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah di anugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan.

Hendahklah kita mencari karunia Allah di dunia ini dan jangan sampai melupakan akhirat. Sebagai kebutuhan manusia atas keseimbangan, hal ini mengingatkan akan ungkapan keterangan dari Imam Syafi’I Rahimahullah yang dinukil oleh Imam Nawawi dalam muqaddimah karya beliau: Al Majmu’. Imam Nawawi berkata:

قال الشافعي رحمه الله تعالى : العلم أفضل من من صلاة النافلة وقال : ليس بعد الفرائض أفضل من طلب العلم، وقال : من أراد الدنيا فعليه بالعلم ومن أراد الآخرة فعليه بالعلم.

Imam Syafi’i RA berkata : Menuntut ilmu lebih utama daripada salat sunnah. Beliau berkata : Tidak ada amalan setelah amalan fardhu yang lebih utama daripada menuntut ilmu. Dan beliau juga berkata: Barang siapa yang menginginkan (kebahagian) dunia hendaklah dengan ilmu, barangsiapa yang menginginkan (kebahagian) akhirat hendaklah dengan ilmu.

Maka dari itu di bulan Ramadan ini kita dapat aktif berperan serta melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat, di mana forum tersebut dapat kita temui dengan mudah di sekitar.

Keseimbangan aspek dunia dan akhirat yg mana tidak lain menjadi representasi dari kesehatan jasmani dan rohani. Keduanya menjadi sangat penting untuk memenuhi kebutuhan keseimbangan manusia. Semoga kita menjadi manusia muslim yang sehat jasmani dan rohani. Amin. (*)

Oleh: HM Syarifuddin Masduqi (Gus Din)
Pengasuh Ponpes Roudhotu Tahfidzil Qur'an Perak Jombang Editor : Achmad RW
#perak #bandarkedungmulyo #Kesamben #peterongan #denanyar #PP Raudhatu tahfidul Qur'an Perak #kudu #Tambakberas #Mojowarno #ceramah #Ramadan #Taushiyah Ramadan #plandaan #Mojoagung #Ngusikan #Ploso #Jombang #Kota Santri #Sumobito #durian #Gus Dur #Megaluh #Taushiyah #tembelang #diwek #Ringin contong #Rejoso #tebuireng #bareng #Gus Din #makam gus dur #kabuh #Wonosalam