JOMBANG – Pengurus Cabang Institut Karate-Do Nasional (Inkanas) Jombang menyiapkan 19 karateka untuk mengikuti Penataran Wasit Juri Inkanas Pengurus Daerah Jawa Timur yang akan digelar pada 8–9 Agustus 2026 di Lapangan Tenis PG Pesantren Baru, Kabupaten Kediri.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang perwasitan karate.
’’Ada dua agenda yang kami siapkan, latihan bersama sekaligus koordinasi internal. Kemudian penataran wasit juri di tingkat Jawa Timur,’’ kata Ketua Bidang Teknik Inkanas Jombang, Tri Suhadi, kemarin.
Agenda pertama latihan bersama sekaligus koordinasi internal melibatkan ketua ranting dan anggota majelis sabuk hitam (MSH) akan dilaksanakan Minggu (2/8) di Dojo Mahameru, Jombang.
Agenda itu dirangkaikan dengan pembagian ijazah Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) semester I. Serta koordinasi persiapan pelaksanaan UKT semester II yang akan dilaksanakan Minggu (30/8).
Agenda kedua pengiriman peserta untuk mengikuti penataran wasit juri tingkat Jawa Timur.
Baca Juga: Dukung Ketahanan Pangan, Desa Karangmojo Jombang Bangun Jaringan Irigasi Baru Senilai Rp 195 Juta
’’Harapannya peserta dari Jombang bisa menambah pengetahuan dan memahami aturan pertandingan sehingga nantinya mampu menjadi wasit maupun juri yang profesional,’’ ucapnya.
Ada 19 peserta yang direkomendasikan mengikuti penataran tersebut. Atrimdia Jala Nando, Aseldat Jala Badra, Meisya Putri Nurani, Ahmad Fardani Ubaidillah dan Agatha Bianca Annabel. Aqila Aurelia Ramadhani, M Eyzar Rifki, M Zidan Afrian Maulana, Malvian Dwi Aprilio, Atika Uzlifatul dan Ali Busro.
Farul, M Gagas Pranajaya, Ananda Guruh, Dafa Azril Ilhamsyah, Shalsabila Erika Kanasawa, A Djojo P, Ganang V P dan Nur Hayati.
Inkanas Jombang juga menugaskan Adhe Rengga Drestian, Tri Suhadi, Aditya Harja Nenggar, dan A Suwignyo sebagai panitia dalam kegiatan tersebut.
Tri Suhadi berharap seluruh rangkaian kegiatan tersebut mampu meningkatkan kualitas pembinaan karate di Jombang. ’’Kami ingin tidak hanya mencetak atlet berprestasi, tetapi juga menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten sebagai wasit, juri, maupun pelatih. Dengan begitu, pembinaan karate di Jombang bisa berjalan lebih baik,’’ ungkapnya. (wen/jif)
Editor : Anggi Fridianto