RadarJombang.id – Latihan rutin yang dijalani karateka di Jombang tetap berjalan seperti biasa pada bulan Ramadan.
Latihan rutin untuk karateka itu, dilakukan untuk mempertahankan kualitas atlet, meski menjalani ibadah puasa.
Latihan rutin untuk karateka di Jombang juga harus terus dilakukan untuk mempersiapkan event yang bakal diikuti setelah Lebaran.
’’Selama puasa tidak ada event, hanya latihan saja,’’ kata Ketua Harian Forki Jombang, Kwat Prayitno, kemarin.
Latihan dilaksanakan untuk menjaga performa atlet.
’’Karena dalam kondisi puasa, materi latihan dikurangi lebih sedikit,’’ ucapnya.
Begitu juga dengan durasinya. Biasanya, latihan dilakukan pukul 16.00 hingga 19.00 WIB.
Dikurangi satu jam menjadi pukul 16.00 hingga 18.00 WIB. Sehingga bisa ikut salat tarawih.
Materi yang diberikan kepada atlet juga dikurangi. Agar atlet tetap bisa latihan tanpa harus menguras tenaga terlalu banyak.
’’Yang penting harus tetap latihan meski kondisi puasa,’’ tegasnya.
Event paling dekat yang bakal diikuti karateka Jombang yakni Kejurprov Forki di Malang pada 5-7 April 2025. Juga mempersiapkan Porprov Jatim 2025.
Baca Juga: Karateka Jombang Jadi Juara Umum Kanjuruhan Open 2025 di Malang
Sehingga performa atlet tetap harus dijaga meski menjalani ibadah puasa.
Agar tetap berada di puncak performa ketika mengikuti event-event setelah Lebaran.
’’Karate seperti air yang mendidih. Jika kamu tak memanaskannya secara teratur, ia akan menjadi dingin. Janganlah kamu berpikir kamu harus menang, tapi berpikirlah bahwa kamu tidak boleh kalah,’’ pesannya. (wen/jif/riz)
Editor : Achmad RW