Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Dicoret Sepihak, Atlet Wushu Potensial Jombang Terpaksa Batal Ikut Kejurprov

Wenny Rosalina • Kamis, 17 Oktober 2024 | 14:24 WIB
Rafka Ibrahim Nafabian Amir atlet Wushu Jombang yang dicoret sepihak dan batal ikut Kejurprov saat tampil kejuaraan di Surabaya (12/5).
Rafka Ibrahim Nafabian Amir atlet Wushu Jombang yang dicoret sepihak dan batal ikut Kejurprov saat tampil kejuaraan di Surabaya (12/5).

RadarJombang.id – Wali atlet wushu mengeluh anaknya dicoret dari daftar peserta kejurprov wushu di Batu, Kamis-Minggu (10-13/10).

Padahal untuk mengikuti kejuaraan tersebut, ia telah mendapatkan rekomendasi dari pengurus Wushu Indonesia (WI) Jombang. Bahkan berangkat dengan biaya mandiri.

’’Saya sudah mendaftar  sejak 28 September, setelah mendapatkan restu dari ketua Wushu Indonesia Jombang (Zulfikar As’ad),’’ kata Marynna Ika Wardhani, ibunda Rafka Ibrahim Nafabian Amir, atlet wushu Jombang yang dicoret.

Pendaftarannya diterima, nama Kaka masuk dalam daftar atlet yang akan bertanding di kejurprov. Namun, sehari setelah pendaftaran, nama Kaka dihapus.

’’Setelah saya konfirmasi kemudian dimasukkan lagi sama panitia atau tim IT di hari yang sama. Dihapus pagi jam 07.00 WIB, dan dimasukkan lagi pukul 14.50 WIB,’’ ungkapnya.

Marynna mengira, permasalahan itu sudah selesai. Ternyata, pada 1 Oktober nama Kaka dihapus lagi.

Marynna yang geram dan khawatir membuat anaknya kecewa kemudian melakukan protes kepada panitia.

’’Ternyata ada pelatih lamanya yang menghubungi panitia, dan meminta nama anak saya dihapus dari daftar peserta kejurprov,’’ jelasnya.

Padahal, ketika pendaftaran, Kaka berangkat atas nama pribadi, membawa nama besar Wushu Indonesia Jombang. Juga menggunakan dana mandiri.

’’Saya sudah bayar Rp 500 ribu, pakai biaya mandiri, untuk tiga jurus Nan Quan C2, Chuji Nan Dao C2 dan Chuji Nan Gun C2,’’ jelasnya.

Ia juga mencoba konfirmasi ke ketua harian WI Jombang, hanya saja tak menemukan jawaban.

Baca Juga: Kecil-Kecil Cabe Rawit! Atlet Wushu Cilik Asal Jombang Borong 4 Medali Kejuaraan Wushu Nasional

’’Sudah menghubungi ketua WI juga, tapi diminta ke ketua harian. Dan sampai hari ini (kemarin) saya tidak dapat jawabannya,’’ jelasnya.

Ia ingin mengetahui, alasan mengapa tidak diperbolehkan mengikuti kejurprov.

Hingga pelaksanaan kejurprov, Kaka tidak masuk dalam daftar peserta.

’’Untungnya disitu juga ada kategori open. Saya ikutkan open biar anaknya tidak kecewa,’’ bebernya.

Di kategori open, Kaka mendaftar empat jurus. Tapi yang diikuti dua jurus saja pada Sabtu dan Minggu.

’’Jumat tidak bisa berangkat karena barengan dengan neneknya yang baru meninggal,’’ ungkapnya.

Dari kategori open, Kaka berhasil meraih dua medali emas. Dari jurus Chuji Nan Dao C dan Chuji Nan Gun C.

Sementara uang pendaftaran kejurprov tidak dikembalikan sampai sekarang.

’’Ini yang saya sesalkan. Kalau dari awal tidak diizinkan kan saya tidak daftar,’’ tegasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua WI Jombang, Zulfikar As’ad,  mengatakan, wali atlet dan pelatih bakal dipertemukan untuk membicarakan permasalahan kejurprov.

’’Sebetulnya ini kesalahpahaman komunikasi saja, nanti akan kami pertemukan,’’ katanya.

Ia membenarkan, jika telah menyetujui Kaka ikut kejurprov. Hanya saja soal teknis sehingga Kaka dinyatakan tidak bisa ikut kejurprov, ia mengaku tak tahu.

Baca Juga: Ini Resep Peraih Medali Cabor Wushu Piala KONI Jatim dari Jombang Biar Jadi Juara

’’Saya beri rekom, tapi kan ada SOP-nya, syarat yang harus dipenuhi. Nah, SOP-nya seperti apa, saya kurang paham detailnya, yang paham ketua harian,’’ bebernya.

Ketua Harian WI Jombang, Imam Taufiq, tak menjawab detail soal mengapa nama Kaka dicoret dari daftar peserta kejurprov.

’’Itu sudah kami bahas dengan ketua. Sudah ada surat delegasi dari ketua,’’ ucapnya. (wen/jif/riz)

 

 

Editor : Achmad RW
#batal #kejurprov #Dicoret #Jombang #sepihak #wushu #atlet