RadarJombang.id - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong menolak berjabat tangan dengan ofisial Bahrain.
Hal itu setelah ia setelah merasa kecewa atas hasil imbang pertandingan Indonesia vs Bahrain yang digelar Jumat (11/10) dini hari.
Dalam sesi konferensi pers yang digelar setelah pertandingan, Pelatih Timnas Indonesia asal Korea Selatan itu mengapresiasi kerja keras dari kedua tim yang bertanding.
Namun tampak tidak bisa menutupi rasa sakit hati dengan keputusan wasit yang dinilai tidak adil.
“Kedua tim telah bermain dengan maksimal hingga wasit meniup peluit akhir. Namun, saya perlu meninjau kembali keputusan-keputusan wasit yang terjadi di pertandingan tadi. Jika AFC ingin berkembang, maka kualitas wasit dan keputusannya juga harus diperbaiki," ungkap Shin Tae Yong, dikutip dari situs resmi PSSI.
Shin Tae Yong juga mengungkapkan kekecewaannya atas keputusan wasit yang memberikan tambahan waktu enam menit tapi malah berjalan lebih dari 9 menit.
Selain itu semua keputusan wasit dianggap bias dan menguntungkan tim Bahrain.
“Mengenai waktu tambahan, yang seharusnya enam menit tapi berlangsung lebih dari sembilan menit, serta keputusan wasit yang menurut saya kurang adil. Saya pikir semua bisa memahami mengapa pemain-pemain kami merasa kecewa," lanjutnya.
Yang menarik perhatian setelah konferensi pers adalah saat Shin Tae Yong hendak meninggalkan tempat konferensi pers, ia menolak uluran tangan Media Ofisial Bahrain untuk bersalaman.
Dengan tegas, pelatih asal Korea Selatan itu menarik tangannya ke belakang dan langsung meninggalkan ruangan.
Aksi penolakan tersebut menjadi perbincangan di media sosial.
Baca Juga: Target Lolos, Ini Jadwal Terdekat Pertandingan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U20
Laga Indonesia vs Bahrain yang digelar di Stadion Nasional Bahrain, Riffa, berakhir ricuh.
Gol kedua Bahrain di menit 90+9 membuat hasil imbang atas pertandingan Indonesia melawan Bahrain yang membuat pemain Timnas Indonesia dan penonton geram.
(Rizka Sulistiawati)
Editor : Achmad RW