Lewat Holding Ultra Mikro BRI, Sulam Kasab Asra Bertahan hingga Buka Penghasilan bagi Warga

Achmad RW • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 09:29 WIB
Layanan holding ultra mikro bantu ekosistem UMKM Berkembang
Layanan holding ultra mikro bantu ekosistem UMKM Berkembang

KUALA BARU, RadarJombang.id – Di tengah gempuran produk kerajinan modern, Asra tetap bertahan dengan jarum dan benang kasab.

Selama lebih dari tiga dekade, perempuan 63 itu menekuni sulam manik-manik kasab di Kuala Baru, Aceh.

Usaha yang dirintis sejak 1990 tersebut kini tak hanya menjadi sumber penghasilan keluarga.

Baca Juga: Menyeberang Laut dari Ambon ke Banda Neira, Vio Jemput Nasabah Ultra Mikro dari Rumah ke Rumah

Berkat dukungan pembiayaan dan pendampingan melalui PNM Mekaar yang menjadi bagian dari Holding Ultra Mikro (UMi) BRI Group, usaha Asra berkembang hingga membuka kesempatan penghasilan bagi warga sekitar.

Asra bergabung menjadi nasabah PNM Mekaar pada 2020. Tambahan modal digunakan untuk memenuhi kebutuhan produksi, terutama pembelian bahan baku dalam jumlah lebih banyak.

“Alhamdulillah, tambahan modal tersebut membantu saya tetap menjalankan usaha dan memenuhi kebutuhan produksi,” ujar Asra.

Baca Juga: Holding Ultra Mikro BRI Antar Mur Dwi Astuti Sukses Jadi Petani di Merauke, Begini Kisahnya

Sebelum berkembang seperti sekarang, Asra mengerjakan sulam kasab dari rumah untuk memenuhi pesanan warga sekitar. Perlahan, produknya semakin dikenal hingga dipasarkan ke berbagai daerah di Aceh.

Sulam kasab sendiri bukan kerajinan yang bisa dikerjakan secara cepat. Setiap pola dibuat secara manual.

Tarikan benang harus dilakukan dengan teliti agar susunan manik-manik rapi dan tidak merusak pola.

“Setiap tarikan benang membutuhkan ketelitian dan kesabaran ekstra. Tidak bisa dikerjakan terburu-buru,” katanya.

Selain pembiayaan, Asra juga memperoleh pendampingan melalui pelatihan benang kasab yang digelar di Kuala Baru.

Pengetahuan tersebut membantu meningkatkan keterampilannya sekaligus mendukung pengembangan usaha.

Ketika pesanan meningkat, Asra mulai melibatkan warga sekitar dalam proses produksi.

Baca Juga: Berkat Holding Ultra Mikro, Usaha Sembako Keluarga di Semarang Ini Makin Berkembang

Dengan begitu, usaha sulam kasab yang awalnya dibangun untuk menopang ekonomi keluarga ikut menciptakan sumber penghasilan bagi masyarakat di sekitarnya.

Bagi Holding UMi, perkembangan usaha seperti yang dijalankan Asra menjadi gambaran manfaat integrasi layanan keuangan dengan pemberdayaan.

Holding UMi menggabungkan kekuatan BRI sebagai induk bersama Pegadaian dan PNM untuk memperluas akses pembiayaan sekaligus pendampingan bagi pelaku usaha ultra mikro.

Baca Juga: Keren! Perempuan Ini Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Jadi Andalan Transaksi Warga melalui BRILink Agen, Bukti Nyata Holding Ultra Mikro Tingkatkan Kesejahteraan

Sejak dibentuk pada 2021, ekosistem tersebut diarahkan tidak hanya memberikan akses modal, tetapi juga membantu masyarakat mengembangkan kapasitas usaha, memperkuat ketahanan ekonomi, hingga naik kelas.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan, pemberdayaan menjadi bagian penting dari peran Holding UMi dalam membangun ekosistem ekonomi ultra mikro yang berkelanjutan.

“Melalui Holding Ultra Mikro, akses keuangan menjadi pintu masuk menuju pemberdayaan yang lebih luas,” ujar Dhanny.

Menurutnya, usaha seperti milik Asra menunjukkan dampak pembiayaan dan pendampingan yang bisa meluas.

Ketika usaha berkembang, manfaatnya tidak hanya dirasakan pemilik usaha, tetapi juga keluarga dan masyarakat yang terlibat di dalamnya.

Bagi Asra, dukungan tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang mempertahankan sulam kasab selama lebih dari 30 tahun.

Kini, setiap karya yang dihasilkan tidak hanya menjaga roda usaha tetap berjalan, tetapi juga ikut mempertahankan warisan kerajinan Aceh agar tetap hidup di tengah perubahan zaman. (*/riz)

Editor : Achmad RW
Holding Ultra Mikro UMKM Pembiayaan BRI