Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

BRI dan Pemerintah Gelar Akad Massal KUR 1.000 UMKM di Bali, Dorong Ekonomi Kreatif Naik Kelas

Achmad RW • Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:28 WIB
Akad Massal KUR 1.000 UMKM Ekonomi Kreatif dan Bursa Wirausaha Unggulan Provinsi Bali 2026
Akad Massal KUR 1.000 UMKM Ekonomi Kreatif dan Bursa Wirausaha Unggulan Provinsi Bali 2026

RadarJombang.id – Pemerintah bersama BRI terus memperkuat dukungan terhadap pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Salah satunya diwujudkan lewat kegiatan Akad Massal KUR 1.000 UMKM Ekonomi Kreatif dan Bursa Wirausaha Unggulan Provinsi Bali 2026 yang digelar di Auditorium Widya Sabha Universitas Udayana, Jimbaran, Bali, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai kementerian, perbankan, pemerintah daerah hingga perguruan tinggi sebagai bagian dari penguatan ekosistem UMKM dan ekonomi kreatif di Indonesia.

Baca Juga: Hanya Tiga Hari! BRI Consumer Expo 2026 Digelar di Jakarta, Ada Promo Hunian Menarik, Kendaraan, hingga Liburan

Acara itu dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, serta Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya.

Muhaimin Iskandar mengatakan UMKM tetap menjadi tulang punggung perekonomian nasional di tengah tantangan ekonomi global. Karena itu, pemerintah terus memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha melalui bank penyalur KUR, termasuk BRI.

“Melalui BRI dan bank-bank lainnya, pemerintah terus berusaha memberikan akses permodalan dan keuangan kepada para UMKM kita,” ujarnya.

Baca Juga: Hadirkan QRIS Alipay Dinamis, Gebrakan BRI Buka Gerbang Transaksi Global bagi Merchant Indonesia 

Menurutnya, kolaborasi antara kementerian, lembaga keuangan, pemerintah daerah hingga kampus perlu terus diperkuat agar pemberdayaan UMKM berjalan lebih optimal. Ia menilai Bali menjadi salah satu daerah yang berhasil membangun ekosistem UMKM yang kuat.

Selain akses pembiayaan, pemerintah juga mendorong penguatan kualitas produk dan riset usaha agar pelaku UMKM mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Sementara itu, Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengungkapkan pemerintah saat ini tengah menyiapkan sistem layanan terpadu digital bernama “Sapa UMKM”.

Platform tersebut dirancang sebagai layanan satu pintu yang memudahkan pelaku usaha mengakses pembiayaan, pemasaran, pelatihan hingga pendampingan usaha.

“Dalam sistem ini, seluruh UMKM di Indonesia nantinya bisa mendapatkan pelayanan pembiayaan, pemasaran, pelatihan hingga pendampingan usaha dalam satu platform,” katanya.

Di sisi lain, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menilai akad massal KUR menjadi bentuk nyata kolaborasi dalam memperluas akses pendanaan bagi pelaku ekonomi kreatif.

Saat ini, sebanyak 13 subsektor ekonomi kreatif telah masuk dalam skema pembiayaan KUR nasional. Pemerintah juga terus mendorong penguatan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) agar daya saing pelaku usaha semakin meningkat.

Sebagai penyalur KUR terbesar di Indonesia, BRI mencatat hingga April 2026 telah menyalurkan KUR sebesar Rp65,95 triliun kepada sekitar 1,3 juta debitur di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Waspada Modus Penipuan! BRI Tegaskan Pengajuan KUR Tidak Ditawarkan Secara Online

Mayoritas penyaluran tersebut diarahkan ke sektor produktif dengan porsi mencapai 66,47 persen, meliputi sektor pertanian, perikanan dan industri pengolahan.

Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, menegaskan BRI akan terus memperkuat komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperluas akses pembiayaan UMKM.

“BRI terus berkomitmen memperluas akses pembiayaan produktif bagi UMKM agar mampu tumbuh lebih kuat dan naik kelas,” ujarnya.

Menurutnya, KUR tidak hanya mendorong pertumbuhan usaha, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan memperkuat perputaran ekonomi masyarakat di berbagai daerah. (*/riz)

Editor : Achmad RW
#akad nasional #Bali #UMKM #BRI