Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

MAN 9 Jombang Kini Dipimpin Kepala Madrasah Definitif, Ini Sosoknya

Wenny Rosalina • Selasa, 16 Desember 2025 | 14:43 WIB
KOMPAK: Kepala MAN 9 Jombang, Syamsul Ma’arif, Plh Kepala MAN 9 Jombang, Masrukhin, Kepala Kemenag Dr Muhajir, Kasi Penma Nur Khojin MPdI,
KOMPAK: Kepala MAN 9 Jombang, Syamsul Ma’arif, Plh Kepala MAN 9 Jombang, Masrukhin, Kepala Kemenag Dr Muhajir, Kasi Penma Nur Khojin MPdI,

Radarjombang.id - Serah terima jabatan (sertijab) Kepala MAN 9 Jombang berlangsung khidmat di Aula MAN 9 Jombang, Senin (15/12).

Estafet kepemimpinan resmi diserahkan dari Pelaksana Harian (Plh) Kepala MAN 9 Jombang, Masrukhin MPdI, kepada kepala madrasah definitif yang baru, Syamsul Ma’arif SPd MPd.

Sertijab dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang, Dr Muhajir, didampingi Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Nur Khojin MPdI.

Juga Ketua Yayasan Darul Ulum Kepundoko, KH Musta’in Hasan, jajaran guru dan tenaga kependidikan MAN 9 Jombang. Serta sejumlah guru dari MAN Insan Cendekia Pasuruan yang secara khusus mengantar Syamsul Ma’arif ke tempat tugas barunya. Baik kepala madrasah lama maupun yang baru hadir didampingi istri masing-masing.

Plh Kepala MAN 9 Jombang, Masrukhin, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas amanah yang telah diembannya selama kurang lebih satu setengah tahun. Ia berharap, MAN 9 Jombang terus berkembang dengan tagline educated, religious, and skills.

’’MAN 9 Jombang memiliki ciri khas sebagai madrasah keterampilan. Karena itu, pendekatan pendidikannya berbeda. Sebelum lulus, siswa wajib mengikuti praktik kerja industri seperti magang,’’ katanya.

Pada 2024 madrasah telah melaksanakan program magang mandiri. Siswa yang telah memiliki keterampilan diperbolehkan berwirausaha secara mandiri tanpa harus magang di perusahaan. Pada 2025, pihak madrasah memberikan pilihan bagi siswa untuk mengikuti magang mandiri maupun magang di perusahaan.

’’Durasi magang pun fleksibel. Ada yang tiga bulan, ada yang enam bulan. Namun akademik tetap berjalan. Siswa tetap belajar mandiri dengan tugas-tugas khusus dan pendampingan guru,’’ jelasnya.

Ada berbagai keterampilan yang dikembangkan di MAN 9 Jombang. Antara lain, tata boga, tata busana, tata rias, otomotif, dan multimedia. Penguatan keterampilan ini penting karena tidak semua lulusan melanjutkan ke perguruan tinggi. Bahkan, beberapa siswa telah mampu membuka usaha secara mandiri sebelum lulus sekolah.

Masrukhin menyampaikan harapan besar kepada kepala madrasah yang baru. ’’Pak Syamsul ini berasal dari MAN Insan Cendekia Pasuruan. Saya yakin beliau mampu membawa MAN 9 Jombang menjadi lebih baik, sehingga keunggulan madrasah semakin tampak dan semakin diminati masyarakat,’’ tuturnya.

Sementara itu, Kepala MAN 9 Jombang yang baru, Syamsul Ma’arif, menyatakan komitmennya untuk melanjutkan dan menguatkan capaian yang telah dirintis. Ia menegaskan, akan memulai kepemimpinannya dengan menelaah visi dan misi madrasah secara mendalam.

’’Madrasah ini sudah memiliki visi dan misi. Itu yang akan kita kaji bersama, termasuk tujuan lembaga dan kekuatan-kekuatan yang dimiliki MAN 9 Jombang,’’ ungkapnya.

Syamsul mengakui masih membutuhkan waktu untuk mempelajari lebih jauh program-program yang ada. Terlebih, MAN 9 Jombang berada di lingkungan pondok pesantren, sehingga memiliki karakter dan dinamika yang berbeda dengan madrasah negeri lainnya.

’’Kegiatan madrasah tentu akan sangat diwarnai oleh pesantren. Karena itu, saya ingin memahami betul kultur dan potensi yang ada agar program ke depan bisa selaras dan semakin menguatkan prestasi akademik, keterampilan, dan keagamaan,’’ tegasnya. 

Penguatan Sinergi dan Kolaborasi Dorong Madrasah Maju Bermutu dan Mendunia

Serah terima jabatan Kepala MAN 9 Jombang menjadi momentum penguatan sinergi seluruh elemen madrasah untuk melangkah menuju peningkatan mutu pendidikan. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang, Dr Muhajir, menegaskan harapan besarnya terhadap kepemimpinan Syamsul Ma’arif, yang dinilai memiliki pengalaman dan kapasitas kuat dalam memajukan madrasah.

’’Pengalaman Syamsul Ma’arif selama dua periode memimpin MAN Insan Cendekia Pasuruan menjadi modal penting dalam mengembangkan MAN 9 Jombang,’’ ucapnya. Dengan bekal tersebut, ia berharap prestasi MAN 9 Jombang dapat meningkat secara signifikan, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

’’Kami berharap dengan pengalaman yang diperoleh selama memimpin MAN Insan Cendekia Pasuruan, prestasi MAN 9 Jombang ke depan semakin bagus. Baik prestasi akademik maupun nonakademik, dengan kolaborasi seluruh stakeholder madrasah,’’ ungkapnya.

Muhajir menekankan pentingnya membangun sinergi dan soliditas sejak awal masa kepemimpinan. Kepala madrasah baru perlu membaca situasi dan kondisi lingkungan, serta beradaptasi dengan karakter masyarakat sekitar.

’’Di awal kepemimpinan tentu perlu membaca situasi dan kondisi, beradaptasi dengan masyarakat, dan segera membangun komunikasi. Rapat-rapat koordinasi perlu dilakukan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi, termasuk soliditas internal MAN 9 Jombang,’’ tegasnya.

Kemenag Jombang berharap MAN 9 Jombang mampu tumbuh menjadi madrasah yang maju, bermutu, dan berdaya saing hingga tingkat nasional bahkan internasional.

Senada dengan itu, Ketua Yayasan Darul Ulum Kepundoko, KH Musta’in Hasan, menyambut positif kehadiran kepala madrasah baru. Ia berharap MAN 9 Jombang dapat berkembang sebagaimana MAN Insan Cendekia Pasuruan, tempat Syamsul Ma’arif sebelumnya bertugas.

’’MAN 9 Jombang ini madrasah aliyah yang berada di desa. Ketika ada sosok baru yang pintar dan berpengalaman ditempatkan di sini, kami berharap kepintaran dan pengalamannya itu bisa diterapkan untuk memajukan MAN 9 Jombang,’’ ungkapnya.

KH Musta’in Hasan juga menegaskan komitmen yayasan dalam mendukung program penguatan pendidikan keagamaan. Salah satunya melalui program mondok untuk semua siswa di seluruh lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Darul Ulum Kepundoko.

’’Kami mendukung penuh agar seluruh siswa merasakan mondok. Harapannya, pengembangan ilmu agama siswa semakin meningkat dan sejalan dengan kemajuan akademik madrasah,’’ paparnya. (wen/jif)

 

Editor : Anggi Fridianto
#MAn 9 Jombang #sertijab #Kemenag Jombang #kepala madrasah