Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Krenova Jombang 2025 Lahirkan 130 Inovasi, Pemkab Targetkan Predikat Sangat Inovatif di Level Nasional

Azmy endiyana Zuhri • Kamis, 4 Desember 2025 | 14:37 WIB

 

 

 

SUKSES: Ajang Krenova sukses digelar di Aula Hotel Fatma Jombang, Selasa (3/12).
SUKSES: Ajang Krenova sukses digelar di Aula Hotel Fatma Jombang, Selasa (3/12).

Radarjombang.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang kembali menggelar ajang Kreativitas dan Inovasi (Krenova) 2025 sebagai upaya memperkuat ekosistem inovasi di lingkungan perangkat daerah.

Kegiatan puncak berupa penganugerahan penghargaan digelar di Aula Hotel Fatma Jombang, Selasa (3/12).

Kepala Bappeda Jombang, Hartono melalui Sekretaris,  Noer Hayati, menegaskan Krenova bukan sekadar perlombaan inovasi, tetapi fondasi penting bagi lahirnya budaya inovatif di birokrasi.

Krenova merupakan agenda rutin tahunan yang dirancang untuk menumbuhkan kolaborasi dan sinergi antarperangkat daerah.

Tema tahun ini, ’’Hilirisasi Inovasi Daerah dalam Upaya Mendukung Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik’’. Ini dipilih untuk memastikan inovasi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

’’Bappeda secara rutin menyelenggarakan Krenova sebagai bentuk dorongan agar perangkat daerah terus berinovasi. Kompetisi ini menjadi ruang untuk menghadirkan ide-ide kreatif, membangun ekosistem inovasi, serta memacu pelayanan publik semakin berkualitas,’’ terangnya.

Pada tahun 2025 ini, total 130 inovasi ikut serta dalam kompetisi. Berasal dari 63 instansi. Termasuk 10 bagian di Sekretariat Daerah. Rinciannya, 94 inovasi dari perangkat daerah, 22 inovasi dari kecamatan, serta 33 inovasi dari puskesmas

Hartono menilai, meningkatnya partisipasi ini menunjukkan antusiasme perangkat daerah dalam berinovasi. ’’Harapan kami, semakin banyak inovator lahir dari Jombang, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin baik dan modern,’’ ucapnya.

Tahapan panjang Krenova yang dimulai sejak Maret. Mulai dari sosialisasi, penginputan inovasi, penilaian proposal, pendalaman materi, verifikasi lapangan, hingga penetapan pemenang.

Hartono menuturkan, Krenova juga menjadi instrumen strategis untuk meningkatkan nilai Indeks Inovasi Daerah yang dinilai Kemendagri setiap tahun melalui ajang Innovation Government Award (IGA).

Pada 2022, Jombang dapat skor 47,04 (kategori Inovatif), ranking 181 nasional. Kemudian 2023, naik menjadi 52,69, ranking 93 nasional. Lalu 2024, kembali meningkat ke 59,40, ranking 75 nasional. Tahun ini, penilaian mandiri mencapai 69,94 dan masih menunggu verifikasi pusat.

’’Kami menargetkan tahun ini Jombang tidak hanya kembali naik, tetapi mampu mencapai predikat, Sangat Inovatif. Segala upaya terus kami lakukan, termasuk pembentukan Klinik Inovasi Bappeda yang akan diluncurkan hari ini (kemarin),’’ ungkapnya.

Bupati Jombang, Warsubi, yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Bambang Suntowo, mengapresiasi penyelenggaraan Krenova 2025 dan menegaskan pentingnya inovasi di semua lini pelayanan publik.

Bupati berharap, setiap perangkat daerah minimal memiliki satu inovasi unggulan setiap tahun. Bahkan ke depan diharapkan muncul satu inovasi di setiap bidang.

’’Yang paling penting adalah dampak inovasi bagi masyarakat yakni meningkatnya pelayanan, kesejahteraan, dan efisiensi pemerintahan,’’ ungkapnya.(yan/jif)

 

 

Editor : Anggi Fridianto
#krenova #Bappeda #Pemkab Jombag #Jombang #2025