Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Ruang Kelas Direhab, Siswa SDN Plosogenuk 1 Jombang Belajar di Tempat Parkir

Wenny Rosalina • Jumat, 14 November 2025 | 14:20 WIB

 

TIDAK LAYAK: Siswa SDN Plosogenuk 1 Kecamatan Perak belajar di tempat parkir, kemarin.   
TIDAK LAYAK: Siswa SDN Plosogenuk 1 Kecamatan Perak belajar di tempat parkir, kemarin.  

Radarjombang.id - Jumlah siswa SDN Plosogenuk 1 Kecamatan Perak Jombang yang belajar di tempat parkir bertambah.

Tadinya hanya tiga kelas, kini menjadi empat kelas. Itu setelah kemarin (13/11) rehab mulai dilakukan dan satu kelas yang tadinya dianggap baik ternyata juga membahayakan.

’’Mulai hari ini (kemarin) yang kami evakuasi jadi empat kelas. Sebelumnya hanya tiga ruang. Ditambah satu ruang kelas yang ternyata juga bergelombang dan berbahaya,’’ kata Kepala SDN Plosogenuk 1 Kecamatan Perak, Lusi Dian Winari, kemarin.

Satu ruang kelas paling utara tadinya masih dipakai belajar siswa kelas 5. Namun mulai kemarin siswa dikeluarkan dan pindah belajar di luar. Itu dilakukan setelah menerima saran dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang. Dinas menilai satu ruang kelas yang masih ditempati di SDN Plosogenuk 1 rapuh. Sehingga ikut diperbaiki juga sejak kemarin.

Semua sarana prasarana yang ada di dalam kelas sudah dipindah keluar. Siswa juga mengikuti kegiatan belajar mengajar di tempat parkir seperti biasa. Setelah tasyakuran sederhana di halaman sekolah, proses penurunan genting mulai dilakukan.

Total ada empat kelas yang dipindah. Kelas 3 berjumlah 30 siswa dipindah sementara ke perpustakaan.

Kelas 5 dengan 30 siswa dipindah ke parkir siswa di sisi utara. Kelas 4 dengan jumlah 19 siswa dipindah ke parkir guru di sisi selatan. Serta 22 siswa kelas 1 dipindah ke ruang UKS.

Tampak dari luar memang hanya satu kelas sisi selatan yang paling parah karena genting ambruk. Sementara kelas yang lainnya reng usuk bergelombang sehingga membahayakan.

’’Satu lokal yang terdiri empat ruang kelas itu sudah lama tidak mendapatkan rehab. Terakhir rehab 2005,’’ terangnya.

Lusi tidak bisa memastikan sampai kapan rehab akan berjalan. Juga sampai kapan siswa akan belajar di kelas darurat.

’’Yang pasti nanti setelah semua selesai akan kami pindah kembali ke ruang kelas seperti biasa,’’ jelasnya.

Saat hujan, kegiatan belajar dan mengajar tetap berlangsung seperti biasa. Siswa yang di perpustakaan dan UKS aman karena berada di dalam ruangan. Sementara yang di parkiran dipulangkan saat hujan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang Wor Windari, mengatakan, rehab SDN Plosogenuk 1 Kecamatan Perak dianggarkan Rp 250 juta melalui BTT (Belanja Tak Terduga). Targetnya, pengerjaan rehab berakhir akhir tahun ini. Sehingga awal semester genap Januari 2026, siswa sudah bisa menempati ruang kelas.

’’Anggaran Rp 250 juta itu sekaligus dengan perencanaan dan pengawasan, untuk rehabnya sendiri Rp 200 jutaan,’’ ungkapnya. (wen/jif)

 

Editor : Anggi Fridianto
#SDN Plosogenuk 1 Kecamatan Perak #atap #ambruk #Jombang #rusak