Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Pegiat Literasi Jombang Dilatih Membaca Nyaring, Cara Seru Disperpusip Tingkatkan Minat Baca Anak

Wenny Rosalina • Rabu, 12 November 2025 | 14:41 WIB
1.	INOVASI: Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jombang, Abdul Ghofur,  membuka acara mewakili Thonsom Pranggono di Ruang Setjo Adiningrat Kantor Pemkab Jombang, Selasa (11/11).
1. INOVASI: Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jombang, Abdul Ghofur, membuka acara mewakili Thonsom Pranggono di Ruang Setjo Adiningrat Kantor Pemkab Jombang, Selasa (11/11).

Radarjombang.id – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jombang kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat budaya literasi melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis Membaca Nyaring di Ruang Setjo Adiningrat Kantor Pemkab Jombang, Selasa (11/11).

Sebanyak 50 pegiat literasi semangat menyimak ilmu yang diberikan.

’’Tantangan literasi di era saat ini bukan lagi terletak pada kurangnya informasi. Melainkan pada kemampuan masyarakat untuk memilih dan memaknai bacaan yang benar-benar berkualitas,’’ kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jombang, Thonsom Pranggono AP ME.

Informasi kini tersedia dalam jumlah tidak terbatas, namun tidak seluruhnya memberi nilai pengetahuan yang bermakna.

Karena itu, tugas utama para pegiat literasi bukan sekadar menyediakan akses terhadap buku dan bacaan.

Tetapi membangkitkan budaya membaca yang dapat membentuk cara berpikir, menumbuhkan kepekaan sosial, serta memperkuat karakter masyarakat, terutama generasi muda.

Pentingnya metode membaca sebagai teknik dasar untuk memperkuat kemampuan literasi sejak dini.

Membaca nyaring, bukan sekadar menyuarakan isi teks, melainkan proses interaksi yang membangun kedekatan emosional, mengaktifkan imajinasi. Serta memupuk keberanian anak dalam berkomunikasi.

Metode ini juga terbukti efektif dalam menumbuhkan minat baca, membantu anak memahami struktur bahasa, meningkatkan kemampuan berbicara. Serta menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, inklusif, dan menyenangkan.

Kegiatan menghadirkan narasumber yang kompeten, Ketua Read Aloud Trainer Provinsi Jatim, Inge Ariani Safitri MPd.

’’Bimbingan teknis ini bukan sekadar pelatihan dua hari, melainkan langkah strategis untuk memperkuat kompetensi para penggerak literasi di sekolah, desa, komunitas, maupun lingkungan keluarga. Para peserta diharapkan tidak hanya belajar dan berlatih, tetapi juga menerapkan teknik membaca nyaring ini secara konsisten di berbagai kegiatan literasi,’’ jelasnya.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jombang terus mendorong perkembangan literasi masyarakat. Seperti peningkatan koleksi perpustakaan, pengembangan layanan digital, pembinaan perpustakaan desa, penguatan Taman Bacaan Masyarakat.

Serta kolaborasi dengan komunitas literasi di seluruh wilayah. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari peningkatan Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) dan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM), yang kini menjadi fokus bersama.

’’Keberhasilan program literasi tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur atau fasilitas yang disediakan pemerintah. Unsur manusia tetap menjadi faktor penentu,’’ terangnya.

Karena budaya membaca hanya dapat tumbuh melalui ketelatenan, ketulusan, dan kreativitas para pegiat literasi yang berinteraksi langsung dengan masyarakat. (wen/jif)

 

 

Editor : Anggi Fridianto
#Jombang #Disperpusip Jombang #Pemkab Jombang #bimtek #Pegiat literasi #Membaca Nyaring