Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Kolaborasi SMK Telekomunikasi Darul Ulum dan MTS Plus Darul Ulum Antarkan 5 Siswa Raih Ajang Robotic Tingkat ASEAN

Anggi Fridianto • Selasa, 21 Oktober 2025 | 13:55 WIB
BERPRESTASI: Lima siswa dari SMK Telekomunikasi Darul Ulum dan MTS Plus Darul Ulum meraih Silver Award dalam Kontes Robot Nusantara (KRON) ke-11 se-ASEAN 2025 di Garuda Hall, Indonesia.
BERPRESTASI: Lima siswa dari SMK Telekomunikasi Darul Ulum dan MTS Plus Darul Ulum meraih Silver Award dalam Kontes Robot Nusantara (KRON) ke-11 se-ASEAN 2025 di Garuda Hall, Indonesia.

Radarjombang.id - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan para santri Yayasan Pesantren Darul Ulum Jombang.

Sebanyak lima siswa dari SMK Telekomunikasi Darul Ulum dan MTS Plus Darul Ulum berhasil meraih medali perak Kontes Robot Nusantara (KRON) ke-11 se-ASEAN 2025 di Garuda Hall, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Minggu (12/10)

Ajang bergengsi yang mengusung tema ’’Rise of the Ocean Generation with AI Robotics’’ ini diselenggarakan Indonesia Youth Robot Federation bekerja sama dengan Sinarmas Land. Tim robotik Darul Ulum meraih penghargaan pada kategori Creative MRT Senior. Mereka mengungguli banyak peserta dari berbagai negara di kawasan ASEAN.

Kelima siswa berprestasi tersebut, Nadira Zafiratun Nissa, Khansaa Aqilla Rahmadhina, dan Chiara Felysiana Malva Utomo dari MTS Plus Darul Ulum. Serta Abdul Bashar Al Izhar dan Muhammad Fajar Fristiawan dari SMK Telekomunikasi Darul Ulum. Keberhasilan mereka merupakan hasil kerja keras dan pendampingan intensif dari pembina robotik sekolah, Devanda Mellinia Nofita Rizqi STrT. Dia membimbing tim sejak awal persiapan hingga pelaksanaan lomba.

Kepala SMK Telekomunikasi Darul Ulum Jombang, Nur Laila SPd, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas pencapaian tersebut. Keberhasilan tim tidak terlepas dari dukungan penuh berbagai pihak, mulai dari sekolah, orang tua, komite, hingga Yayasan Pondok Pesantren Darul Ulum.

TELADAN: Kepala SMK Telekomunikasi Darul Ulum Jombang, Nur Laila SPd
TELADAN: Kepala SMK Telekomunikasi Darul Ulum Jombang, Nur Laila SPd

’’Alhamdulillah, SMK Telekomunikasi Darul Ulum kembali mendapat penghargaan melalui tim robotik yang berkolaborasi dengan MTS Plus Darul Ulum. Dukungan lembaga, guru pembina, serta semangat siswa menjadi kunci keberhasilan mereka dalam ajang internasional ini,’’ kata Nur Laila.

Dalam ajang KRON, peserta tidak hanya dituntut mampu membuat robot. Tetapi juga mempresentasikan ide dan rencana implementasi proyek secara langsung di hadapan dewan juri. Mereka harus mendemonstrasikan prototipe robot yang dirancang untuk memberikan solusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan, sejalan dengan semangat kategori ’’Creative MRT’’. Peserta diberikan kebebasan dalam penggunaan perangkat keras dan lunak, sehingga dapat mengeksplorasi ide-ide inovatif secara maksimal.

Keikutsertaan dalam kompetisi seperti KRON memberikan banyak manfaat bagi peserta didik. Selain mengasah bakat dan keterampilan teknologi, lomba ini juga melatih rasa percaya diri, sportivitas, dan jiwa kompetitif.

’’Anak-anak menjadi lebih termotivasi untuk terus belajar dan berinovasi. Mereka belajar menghargai proses, bekerja sama dalam tim, dan berpikir kreatif dalam menghadapi tantangan,’’ imbuhnya.

Pembina robotik, Devanda Mellinia Nofita Rizqi, menambahkan, persiapan tim dilakukan secara intensif dalam beberapa bulan terakhir. Para siswa mempelajari berbagai aspek robotik, mulai dari pemrograman, perakitan, hingga strategi presentasi. ’’Mereka sangat antusias dan tekun. Dukungan orang tua dan yayasan juga sangat besar, sehingga anak-anak bisa fokus berkompetisi,’’ tuturnya.

 

 

Santri PPDU Buktikan Mampu Bersaing di Kancah Internasional

 

 

TELADAN: Kepala MTs Plus Darul Ulum Jombang, Sholihan SAg.
TELADAN: Kepala MTs Plus Darul Ulum Jombang, Sholihan SAg.

Kepala MTs Plus Darul Ulum Jombang, Sholihan SAg, mengungkapkan, pihaknya selalu memberi ruang seluas-luasnya bagi peserta didik untuk mengikuti berbagai kompetisi sesuai minat mereka.

’’Setelah anak menentukan pilihannya, kami memberikan pembinaan seoptimal mungkin. Target kami bukan sekadar ikut lomba, tapi harus membawa hasil. Oleh-oleh dari lomba itu ya piala. Kami tidak mendelegasikan banyak peserta, tapi fokus pada kualitas. Lebih sedikit tapi siap dan berkualitas,’’ jelas Sholihan.

Dalam lomba KRON 2025, MTs Plus Darul Ulum mengirimkan satu kelompok yang terdiri dari tiga siswa dan berhasil lolos dan tampil pada tingkat ASEAN. Sholihan juga menyampaikan apresiasi kepada Majelis Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ulum yang terus memberikan arahan dan motivasi kepada madrasah. Ia menjelaskan, pembinaan di MTs Plus Darul Ulum selalu berpijak pada nilai-nilai pondok pesantren yang berpadu dengan perkembangan ilmu pengetahuan modern.

’’Majelis selalu menanamkan prinsip ’’piye apike’’ sederhana tapi sangat bermakna. Kami berkomitmen menjaga nilai-nilai pesantren sambil mengambil hal-hal baru yang baik dan bermanfaat. Seperti robotika ini, merupakan ilmu baru yang harus kita ikuti supaya tidak tertinggal,’’ tuturnya.

Nilai tersebut sejalan dengan prinsip pondok pesantren yang populer; Al-muhafadatu 'alal qadimis salih wal akhdu bil jadidil aslah. Yakni mempertahankan nilai-nilai lama yang baik sekaligus mengambil hal-hal baru yang lebih baik.

Dengan pendekatan tersebut, MTs Plus Darul Ulum tidak hanya berfokus pada penguatan karakter dan nilai keislaman. Tetapi juga mendorong siswanya untuk berprestasi dalam bidang sains dan teknologi modern. ’’Dukungan lembaga, pembina, dan orang tua juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan tim robotik Darul Ulum meraih prestasi internasional ini,’’ tegasnya. (ang/jif)

 

 

Editor : Anggi Fridianto
#darul ulum #SMK Telekomunikasi #Jombang #Pemkab Jombang #PPDU