Radarjombang.id - Jalan kabupaten di ruas Jl Cempaka dan pagar ruko Simpang Tiga Mojongapit terdampak proyek trotoar dan drainase Jl Gus Dur sisi utara.
Sebagian pagar sudah dibongkar, lainnya dipasang penyangga. Sementara jalan kabupaten yang terdampak sudah dikeruk dan dipasang box culvert.
Pantauan di lokasi, Sabtu (20/9), proyek dengan anggaran sebesar Rp 1,6 miliar bersumber APBD Jombang 2025 ini menerjang beberapa pagar di bagian depan dan samping ruko Simpang Tiga Mojongapit.
Ada dua bagian pagar bahkan sudah ambruk, yakni pagar di bagian depan ruko sisi timur dan barat.
Sementara kondisi pagar samping juga doyong. Sejumlah kayu penyangga dipasang di lokasi ini untuk membuat pagar tetap berdiri.
Proyek ini juga berdampak ke jalan kabupaten. Yakni Jl Cempaka atau depan pintu samping ruko Simpang Tiga.
Sebuah sudetan, dibuat menyebrang jalan dari bagian trotoar sisi barat hingga masuk ke Afvour atau saluran buang Mojongapit di sisi timur Jl Cempaka.
”Benar, memang untuk yang sudetan itu kita membuat baru, dan bentuknya crossing jalan. Jadi itu supaya jadi shortcut air dari trotoar bisa langsung masuk ke Afvour Mojongapit,” terang Sri Rahayu, PPK proyek dari Dinas Perkim (Perumahan dan Permukiman) Jombang.
Saluran drainase baru itu dibuat untuk menggantikan saluran lama yang tidak oprimal lagi. Namun, pihaknya mengakui setelah dibongkar dan ditanam box culvert, perbaikan nantinya hanya akan dilakukan dengan perkerasan beton.
”Untuk jalannya cuma perkerasan beton biasa, Nanti kita minta teman-teman dinas PUPR yang mengaspal, karena di item kita anggarannya tidak cukup,” lontarnya.
Sementara untuk kerusakan sejumlah pagar ruko Simpang Tiga, pihaknya juga tak menampik. Hal itu karena saat pembongkaran dilakukan, banyak struktur beton di bawah pagar yang harus terpaksa dibongkar untuk kepentingan proyek.
”Itu kan bekas terminal lama, banyak beton di sana, dan tidak diketahui di awal. Sehingga waktu pembongkaran kemarin banyak pagar yang rusak memang, namun kita sudah koordinasi dengan disdagrin (dinas perdagangan dan perindustrian) juga,” ucapnya.
Untuk menangani kerusakan itu, nantinya pihak kontraktor akan diberi addendum pekerjaan yakni perbaikan pagar. ”Akan ada addendum nanti, namun berapa lamanya dan berapa tambahan anggarannya masih dihitung lagi ini. Yang pasti akan diperbaiki kembali,” pungkasnya.
Untuk diketahui, proyek pembangunan trotoar Jl Gus Dur sisi utara merupakan proyek milik Dinas Perkim Jombang yang dikerjakan CV Lestari Putra Gemilang sejak 4 Agustus. Proyek ini menelan anggaran dari APBD Jombang 2025 sebesar Rp 1,6 miliar. (riz/fid)
Editor : Anggi Fridianto