RadarJombang.id – Penyaluran pupuk subsidi di Kabupaten Jombang berjalan cukup lancar.
Hingga Maret 2025, Dinas Pertanian Jombang mencatat, penyaluran pupuk subsidi sudah mencapai 70 persen lebih.
Ditargetkan April 2025 seluruh pupuk bersubsidi yang dialokasikan untuk petani di Jombang sudah tersalurkan semua.
”Januari sampai Maret penyaluran pupuk sudah mencapai di atas 70 persen,” ujar Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang M Rony saat dikonfirmasi.
Dirinya memaparkan, pupuk subsidi jenis Urea, Kabupaten Jombang mendapat alokasi sebanyak 9.466.928 kilogram (kg).
Hingga maret 2025, sudah tersalurkan sebesar 72 persen atau sebanyak 6.801.851 kg.
Sedangkan pupuk jenis NPK alokasi yang didapatkan sebanyak 8.050.429 kg.
Sementara besaran pengalurannya sudah mencapai 70 persen atau 5.608.738 kg.
”Sedangkan NPK FK mendapatkan jatah pupuk 2.530 kg tersalurkan 114 kg,” ungkapkanya.
Sedangkan untuk pupuk organik memang masih terserap 31 persen.
Untuk jenis pupuk organik sendiri, Pemkab Jombang tahun ini mendapatkan jatah 11.121.965 kg.
Baca Juga: Viral, Lansia Sakit Naik Ambulans Dibawa Ke Kios Demi Bisa Tebus Pupuk Bersubsidi di Jombang
”Yang terserap baru 3.485.200,” katanya (23/3).
Diungkapkan, Rony untuk tahun ini tidak ada penambahan jatah pupuk lagi.
Karena memang pemerintah pusat sudah memaksimalkan pengadaan pupuk dari 4,5 juta ton menjadi 9,5 juta ton untuk seluruh Indonesia.
”Otomatis jatah di Kabupaten Jombang juga naik,” katanya.
Dirinya menambahkan, pihaknya juga memastikan jatah pupuk subsidi memang cukup untuk kebutuhan petani.
”Jatah pupuk ini untuk luas tanam 44.228 hektare seluruh sawah di Kabupaten Jombang,” pungkas Rony. (yan/naz/riz)
Editor : Achmad RW