Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Pembobol Rumah di Jombang yang Ditinggal Halal Bihalal Diduga Anak Korban Sendiri, Ini Kata Polisi

Anggi Fridianto • Selasa, 16 April 2024 | 17:10 WIB

 

 

: Anak korban warga Desa Puton, Kecamatan Diwek menunjukkan BPKB mobil yang tidak diambil oleh pencuri Senin (14/4).
: Anak korban warga Desa Puton, Kecamatan Diwek menunjukkan BPKB mobil yang tidak diambil oleh pencuri Senin (14/4).

RadarJombang.id - Kasus pencurian mobil yang dialami Evi Maisaroh, 59, warga Desa Puton, Kecamatan Diwek, saat ditinggal halal bihalal, Jumat (12/4), mulai ada titik terang.

Polisi menyebut telah mengantongi identitas pelaku setelah memeriksa korban pencurian itu.

Hal itu, diungkapkan Kapolsek Diwek AKP Dwi Basuki Nugroho.

Pihaknyamengatakan, dari hasil pemeriksaan saksi termasuk korban, pelaku pencurian Honda Jazz nopol S 1457 XC, sekaligus uang puluhan juta rupiah dan sejumlah perhiasan adalah keluarga korban sendiri.

Pelaku, diduga merupakan anak sulung korban.

”Setelah kami lidik, kelihatannya terduga anaknya sendiri, karena anaknya yang pertama itu residivis, dua kali masuk penjara," ujarnya kepada sejumlah wartawan, Senin (15/4).

Anak sulung korban, lanjut dia, dilaporkan pernah terlibat tindak pidana sudah beberapa kali keluar masuk penjara.

Menurut keterangan korban, anaknya pernah melakukan aksi pencurian dan perampokan.

”Pencurian di Malang dia juga pernah merampok, dua kali keluar masuk LP,’’ tambahnya.

Basuki lantas menyampaikan ada kejanggalan dalam kasus pencurian tersebut.

Baca Juga: Rebahan Sambil Main HP di Warkop, Pemuda di Jombang Tak Sadar Motornya Raib Digondol Maling

Salah satunya, uang yang diambil pelaku hanya sebagian, padahal jumlah uang di almari berikut perhiasan yang disimpan cukup banyak.

”Jadi yang diambil hanya STNK (mobil Honda Jazz), terus ada uang Rp 25 juta rupiah, tapi yang diambil hanya Rp 5 juta," lanjutnya.

Selain itu yang diambil kunci cadangan mobil, bukan kunci utama. "Padahal di situ juga ada BPKB mobil Honda Jazz, perhiasan juga ada," rincinya.

Dari hasil olah TKP, petugas tidak mendapati upaya paksa saat pelaku masuk rumah.

"Untuk saat ini yang kita curigai anaknya dan masih kita lakukan pencarian," pungkasnya. (ang/bin/riz)

 

Editor : Achmad RW
#pencurian mobil #Jombang #Pembobolan rumah #pelaku