JOMBANG – Aksi kejar-kejaran antara petugas Satpol PP Jombang dengan manusia silver, gepeng dan badut, terlihat dalam razia, Rabu (13/12) siang.
Bahkan, ada satu manusia silver yang lari hingga masuk ke sungai untuk menghindari kejaran petugas Satpol PP.
Hasil dari operasi itu, Satpol PP Jombang berhasil mengamankan delapan pengemis, badut dan manusia silver.
Kepala Satpol PP Jombang Thonsom Pranggono mengatakan, razia kenertiban umum dilakukan jelang natal dan tahun baru.
”Kami juga sering menerima keluhan dari masyarakat karena banyaknya aksi pengemis, badut dan manusia silver yang beraksi di sejumlah Traffic Light (TL),” ujarnya kemarin (13/12).
Dikatakan, razia dilakukan di seluruh persimpangan jalan kawasan kota.
Termasuk menyisir di persimpangan Peterongan dan persimpangan Ngrandu Perak.
”Tadi kami mengamankan delapan orang dari beberapa titik tersebut,” ungkapnya.
Thonsom juga merinci, tak seluruh pengemis, manusia silver hingga badut yang beroperasi di Jombang seluruhnya adalah warga Jombang.
Bahkan, dari data yang didapatnya, beberapa diantaranya pendatang dari luar kota.
Baca Juga: Pengembangan Hasil Razia Gabungan, Pengedar Dobel L di Jombang Tertangkap
"Semua sudah didata. Ada tiga orang yang berasal dari luar Jombang, satu dari Ngimbang Lamongan, satu dari Kertosono Nganjuk dan satu dari Kunjang Kediri," rincinya.
Setelah didata, Thonsom menyebut semua PMKS itu langsung diserahkan ke Dinsos Jombang.
“Kita serahkan ke dinsos untuk pembinaannya. Kami hanya melakukan penertiban,” pungkas Thonsom. (yan/bin)
Editor : Achmad RW