JOMBANG – Sebuah kandang ayam di Dusun Sidokampir, Desa Budugsidorejo, Kecamatan Sumobito, ludes dilalap api, Jumat (17/11) dini hari.
Akibatnya, ada 8.000 ayam di dalam kandang ikut terpanggang dan tak bisa lagi diselamatkan.
Menurut Makinun, 37, penjaga kandang, kebakaran terjadi sekitar pukul 03.00.
“Posisi saya di ujung, sedang ketiduran dan jaga sendirian,” ucapnya.
Mendadak ia dikagetkan dengan suara ledakan dari arah kandang.
Saat terbangun, ia melihat asap hitam sudah membumbung tinggi, api juga sudah mulai muncul.
“Awalnya dari sebelah barat, api terus membesar dan menyebar, ya bingung semua, memadamkan sendiri juga kesulitan, akhirnya minta tolong warga,” ungkapnya.
Kebakaran itu kemudian dilaporkan ke petugas. Beberapa menit kemudian, petugas datang dengan dua unit mobil pemadam dan langsung berupaya memadamkan kobaran api di semua bagian.
Material kandang yang terbuat dari bambu dengan atap daun tebu, cukup menyulitkan pemadaman.
Terbukti, petugas baru bisa mengendalikan api sekitar empat jam usai penyiraman.
“Api berhasil dipadamkan, namun seluruh bangunan kandang berukuran 15x100 meter ludes,” beber Riza Maulana, petugas pemadam kebakaran dari Pos Damkar Mojoagung.
Baca Juga: Gegara Lilin, Lansia di Jombang Tewas Terpanggang di Rumahnya
Dari pendataan yang dilakukannya, kandang sedang berisi ayam potong usia 2 minggu.
“Isinya sekitar 8.000 ayam berusia dua minggu, ya habis terbakar,” imbuhnya.
Meski begitu, tak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. Diduga kuat, kebakaran berasal dari korsleting listrik di dalam kandang ayam.
“Dugaannya karena korslet,” pungkas Riza. (riz/bin/riz)
Editor : Achmad RW