Perwakilan pekerja pabrik, Apindo, Kadin hingga serikat pekerja di Jombang berkumpul jadi satu di Pendopo Kabupaten Jombang, sejak pagi. Kedatangan mereka secara khusus untuk memperingati Hari Buruh Internasional yang dihelat Pemkab Jombang.
Pukul 10.30 Bupati Jombang Mundjidah Wahab bersama rombongan tiba, tasyakuran dimulai dengan santunan anak yatim. Turut serta Kepala Disnaker Jombang Priadi, jajaran Forkopimda dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Tahun ini, peringatan hari buruh memang dihelat dengan cara tasyakuran dan tumpengan. Total ada 35 tumpeng yang dihidangkan di setiap meja. ”Peringatan Hari Buruh Internasional dapat dijadikan sebagai momen untuk mengingatkan kita semua akan pentingnya komitmen membangun kembali hubungan industrial yang bermartabat,” kata Bupati Mundjidah Wahab.
Lebih dari itu, memupuk hubungan dunia ketenagakerjaan yang harmonis. Antara pekerja, pengusaha serta pemerintah. ”Sekaligus momen mengurai permasalahan dan problematika ketenagakerjaan,” imbuhnya.
Bupati juga menyampaikan ucapan selamat dan terimakasih kepada seluruh organisasi pengusaha, bersama seluruh pengusaha dan serikat pekerja. Sebab sudah menjaga kondusifitas yang baik untuk berinvestasi. ”Pada akhirnya mampu menurunkan tingkat pengangguran terbuka,” ujar Mundjidah.
Menurut bupati, adanya kemitraan yang baik, sehat dan dinamis akan mendorong tumbuhnya dunia usaha. Serta lainnya akan berdampak positif pada peningkatan kesejahteraan pekerja. ”Pada tataran yang lebih luas lagi, tumbuhnya dunia usaha akan berdampak selaras dengan terciptanya lapangan pekerjaan, ekonomi tumbuh dan manfaatnya dirasakan seluruh masyarakat,” tutur orang nomor satu di Jombang ini.
Dia berharap kepada seluruh OPD agar bersinergi secara proaktif dalam meningkatkan kemampuan SDM tenaga kerja. Sehingga menjadi lebih handal dan berkualitas, serta memiliki penguasaan pengetahuan yang tinggi. ”Mereka siap menghadapi persaingan, baik lingkup regional maupun global,” tegas Mundjidah.
Sementara itu, Kepala Disnaker Jombang Priadi mengatakan, 35 tumpeng yang disiapkan 35 perusahaan itu sebagai bentuk rasa syukur. ”Identik dengan hari ulang tahun dan peringatan lainnya, karena tumpeng ini dari dan untuk kita semua,” katanya.
Diharapkan, ke depan kemitraan antara pengusaha, pemerintah dan pekerja tetap kondusif. ”Akhirnya investasi di Jombang meningkat, sehingga angka pengangguran turun,” ujarnya.
Secara simbolis pemotongan tumpeng dilakukan Bupati Mundjidah Wahab, yang diserahkan kepada Dewan Pengurus Cabang Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Subagyo. Selanjutnya para tamu menikmati setiap tumpeng yang disajikan bersama dengan penuh sukacita. (fid/bin/riz) Editor : Achmad RW