Pantauan di laman infocovid19.jatimprov.go.id milik Pemprov Jatim, per kemarin (29/11), sedikitnya ada 28 warga Jombang terkonfirmasi Covid-19. Kemudian satu warga yang meninggal dunia. Hingga kini, masih ada 54 warga terkonfirmasi positif yang menjalani perawatan, baik di rumah sakit maupun isolasi mandiri di rumah.
Dari akumulasi selama satu bulan, terhitung tanggal 1-28 November, sedikitnya ada 500 warga terpapar Covid-19 yang menyebar hampir di semua kecamatan. Dengan kasus kematian ada 25 warga meninggal dunia.
Kepala Dinas Kesehatan Jombang drg Budi Nugroho, tak menampik jumlah temuan kasus Covid-19 masih tinggi dalam satu bulan ini. ”Memang jumlah kasus Covid-19 kembali meningkat. Untuk itu kita harapkan masyarakat tetap meningkatkan prokes,’’ ujarnya.
Berbagai upaya telah dilakukan untuk menekan persebaran Covid-19 di berbagai wilayah. Salah satunya, dengan menggenjot vaksinasi dosis ketiga yang masih rendah. ”Untuk vaksinasi ketiga kita masih rendah. Kemarin kita sudah rapat percepatan vaksin Booster,’’ papar dia.
Dari laporan per (28/11) malam, untuk capaian vaksinasi dosis ketiga di 21 kecamatan masih belum ada yang menyentuh angka 30 persen. Misalnya untuk kategori lansia dari total target 128,502, masih tercapai sekitar 15 persen atau 20.307.
Sedangkan untuk kategori remaja dari total target sebanyak 122.760, baru terlaksana lima persen atau sekitar 6.253 orang. ”Untuk kategori umum juga masih rendah masih tercapai 18 persen,’’ pungkas Budi. (ang/bin/riz)
Editor : Achmad RW