Seperti diakui salah satu pemilik usaha kerajinan cor kuningan Sri Lestari, 52, kemarin (24/9). Ia menyebut, dampak pandemi Covid-19 membuat produksinya macet. Namun secara perlahan, usahanya kembali bangkit. Pesanan yang masuk juga bertambah. Setiap bulan, ia bisa menyelesaikan 15 patung cor kuningan berukuran besar. ”Tidak mesti tergantung kesulitan,’’ katanya.
Usaha turun temurun yang ia jalani sejak 1990 ini, rata-rata dijual keluar Jombang. Pemasarannya ke daerah wisata. ”Dikirim ke Bali. Ada juga yang dikirim keluar negeri seperti Korea,’’ tambahnya.
Proses pembuatan kerajinan cor kuningan dimulai dengan membuat cetakan. Kemudian, mengecor kuningan hingga penghalusan dengan gerenda. Beberapa kerajinan juga butuh sentuhan tangan kreatif dari pengrajin. ”Terakhir diberi pewarna agar menarik,’’ terangnya.
Rata-rata, cor kuningan yang dibuat patung realis seperti hewan maupun binatang dengan bentuk unik. ”Paling banyak peminatnya memang binatang,’’ jelas dia. Satu kerajinan kuningan dijual mulai harga Rp 100 ribu hingga Rp 35 juta, bergantung ukuran dan tingkat kerumitan. "Kalau yang kecil-kecil mulai Rp 100 ribu," pungkas dia. (ang/bin/riz)
Editor : Achmad RW