Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo mengungkapkan, pihaknya membekuk seorang pelaku asal Dusun Lekap, Desa Banyuanyar, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi. Dia ditangkap atas keterangan warga dan saksi yang dikantongi polisi. “Sementara ini masih satu pelaku,” katanya, seperti diberitakan Radarjember.id (Jawa Pos Group) Jumat (5/8).
Sejauh ini, polisi belum membuka identitas pelaku yang sudah diamankan. Polisi juga belum menyimpulkan motif pembakaran dan perusakan tersebut. Sebab, aparat masih terus menyelidiki demi mengungkap perkara yang mengakibatkan suasana di Mulyorejo mencekam.
Polda Jatim Terjunkan Personel
Kasus pembakaran dan perusakan terus bergulir. Bahkan, Polda Jatim turut membantu dengan menerjunkan sejumlah personel. Tim Ditreskrimum Polda Jatim terjun langsung ke Desa Mulyorejo untuk membackup perkara tersebut.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto mengatakan, kehadiran timnya bukan untuk mengambil alih kasus pembakaran dan perusakan di Jember, melainkan untuk membantu Polres Jember menuntaskan kasus. “Kami hanya membackup. Kasus tetap ditangani Polres Jember,” terangnya.
Sementara itu, teror pembakaran dan perusakan di Desa Mulyorejo membuat warga trauma. Akibat kejadian tersebut, sebanyak 25 unit motor, sembilan rumah dan lima mobil terbakar. Selain itu, uang hasil panen kopi sebesar Rp 265 juta milik warga juga raib dijarah. (jpr/riz) Editor : Achmad RW