Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Binrohtal 1.378: Keutamaan Bulan Syakban

M Nasikhuddin • Minggu, 6 Maret 2022 | 14:58 WIB
Photo
Photo
SAAT khutbah di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Jumat (4/3/2022), KH Fauzan Kamal Tebuireng, menjelaskan keutamaan bulan Syakban.

"Rasulullah Muhammad sollallahu alaihi wa sallam bersabda; Bulan Rajab adalah bulan Allah, bulan Syakban adalah bulanku, dan bulan Ramadan adalah bulan umatku," tuturnya.

Pada Syakban terdapat malam nisfu Syakban. Pada malam itulah ketentuan Allah selama setahun diturunkan Allah subhanahu wa ta'ala dari lauh mahfud ke langit dunia.

Makanya pada malam nisfu Syakban, kita dianjurkan salat hajat. Lalu membaca QS Yasin tiga. Usai Yasin pertama, berdoa memohon kepada Allah agar diberi tetap iman dan Islam.

Usai Yasin kedua, berdoa mohon kepada Allah agar diberi umur panjang dan kesehatan untuk ibadah.

Usai Yasin ketiga berdoa mohon kepada Allah agar diberi rezeki yang barokah untuk bekal ibadah.

Syakban berarti bulan penuh berkah dan kebaikan. Pada bulan ini Allah membuka pintu rahmat dan ampunan seluas-luasnya. Karenanya, dianjurkan untuk memperbanyak ibadah sunah seperti puasa sunah. Hal ini sebagaimana yang dicontohkan Nabi Muhammad sollallahu alaihi wa sallam.

Sebuah hadis menyatakan; Nabi Muhammad SAW lebih sering puasa sunah di bulan Syakban dibandingkan pada bulan lainnya, (HR Al-Bukhari).

Selain puasa, menghidupkan malam Syakban juga sangat dianjurkan khususnya malam nisfu Syakban (pertengahan bulan Syakban). Maksud menghidupkan malam di sini ialah memperbanyak ibadah dan melakukan amalan baik pada malam nisfu Sya’ban.

Sayyid Muhammad bin ‘Alawi Al-Maliki menegaskan bahwa terdapat banyak kemuliaan di malam nisfu Syakban; Allah SWT akan mengampuni dosa orang yang minta ampunan pada malam itu, mengasihi orang yang minta kasih, menjawab doa orang yang meminta, melapangkan penderitaan orang susah, dan membebaskan sekelompok orang dari neraka. Setidaknya terdapat tiga amalan yang dapat dilakukan pada malam nisfu Syakban.

Tiga amalan ini disarikan dari kitab Madza fi Syakban karya Sayyid Muhammad Alawi Al-Maliki. Pertama, memperbanyak doa. Anjuran ini didasarkan pada hadits riwayat Abu Bakar bahwa Nabi Muhammad sollallahu alaihi wa sallam bersabda; Rahmat Allah SWT turun ke bumi pada malam nisfu Sya’ban. Dia akan mengampuni segala sesuatu kecuali dosa musyrik dan orang yang di dalam hatinya tersimpan kebencian (kemunafikan),” (HR Al-Baihaqi).

Kedua, membaca dua kalimat syahadat sebanyak-banyaknya. Dua kalimat syahadat termasuk kalimat mulia. Dua kalimat ini sangat baik dibaca kapan pun dan di mana pun terlebih lagi pada malam nisfu Sya’ban. Sayyid Muhammad bin Alawi mengatakan; Seyogyanya seorang muslim mengisi waktu yang penuh berkah dan keutamaan dengan memperbanyak membaca dua kalimat syahadat, La Ilaha Illallah Muhammad Rasululullah, khususnya bulan Syakban dan malam pertengahannya.”

Ketiga, memperbanyak istighfar. Tidak ada satu pun manusia yang bersih dari dosa dan salah. Itulah manusia. Kesehariannya bergelimang dosa. Namun kendati manusia berdosa, Allah SWT senantiasa membuka pintu ampunan kepada siapa pun. Karenaya, meminta ampunan (istighfar) sangat dianjurkan terlebih lagi di malam nisfu Syakban. Sayyid Muhammad bin Alawi menjelaskan;

Istighfar merupakan amalan utama yang harus dibiasakan orang Islam, terutama pada waktu yang memiliki keutamaan, seperti Sya’ban dan malam pertengahannya. Istighfar dapat memudahkan rezeki, sebagaimana dijelaskan dalam Alquran dan hadis. Pada bulan Syakban pula dosa diampuni, kesulitan dimudahkan, dan kesedihan dihilangkan. Editor : M Nasikhuddin
#masjid polres jombang #Binrohtal