Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Bayu Pancoroadi Kepala Dinas PUPR Jombang Pernah Kerja di Pabrik

Rojiful Mamduh • Selasa, 2 November 2021 | 02:11 WIB
Bayu Pancoroadi Kepala Dinas PUPR Jombang Pernah Kerja di Pabrik
Bayu Pancoroadi Kepala Dinas PUPR Jombang Pernah Kerja di Pabrik


NAMA Bayu Pancoroadi langsung diketahui banyak kalangan setelah dilantik Bupati Mundjidah Wahab menjadi Kepala Dinas PUPR Jombang, Selasa (12/10). Sebelum lolos sebagai aparatur sipil negara (ASN), ia sempat bekerja di pabrik dan bahkan pernah di-PHK.



Bayu lahir di Jombang, 9 Desember 1974. Tepatnya di Desa Denanyar, Kecamatan/kabupaten Jombang dari pasangan Siti Mariam dan Sigit Kusmin. Meski asli wong Jombang, namun anak kedua dari tiga bersaudara ini tak pernah mengenyam pendidikan di Jombang. Sejak SD hingga SMA, Bayu bersekolah di Mojokerto karena mengikuti orang tuanya yang bertugas di kota onde-onde.



Ia mengawali pendidikannya di SDN Kranggan 1 Mojokerto lulus 1986, SMPN 4 Mojokerto lulus 1989 dan SMAN Sooko lulus 1993. ”Sejak SD sampai SMA memang di Mojokerto,’’ terangnya kepada Jawa Pos Radar Jombang, kemarin.



Usai lulus SMA, Bayu kemudian melanjutkan kuliah di Insitut Teknologi Nasional (ITN) Malang jurusan Teknik Pengarian lulus 1999. Ia juga merampungkan pendidikan pascasarjana di ITN Malang, dengan mengambil Managemen Konstruksi lulus 2013. ”Usai lulus S1 tahun 1999, saya bekerja di pabrik yang bergerak di bidang pembuatan peralatan rumah tangga,’’ kenangnya.



Bayu bekerja di pabrik selama empat tahun. Namun, Bayu akhirnya kena PHK bersama beberapa rekan kerjanya. Setelah pabriknya melakukan evaluasi dan efisiensi besar-besaran. ”Setelah keluar dari pabrik, saya memutuskan ikut tes CPNS di Jombang. Alhamdulilah saya lolos dan mulai 2003 mengabdi di Pemkab Jombang,’’ jelas dia.



Bayu ditempatkan sebagai staf bagian operasi dan pemeliharaan Dinas Pengairan. ”Cukup lama hingga 13 tahun. Mulai dari staf hingga Kabid,’’ jelasnya lagi. Ia lantas merinci mulai menjadi staf 2003-2009. Kemudian diangkat menjadi Kasi Operasional 2009-2014. Setelah itu dipromosikan menjadi Kabid Sumber Daya Air (SDA) 2014-2015.



”Setelah Dinas Pengairan terpisah dengan Bina Marga saya kembali diberi amanah baru sebagai Kabid Operasional dan Pemeliharaan sampai 2016,’’ papar dia. Perjalanan karirnya terus berlanjut. Setahun berikutnya, ia ditugaskan menjadi Kabid Perumahan dan Tata Bangunan di Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim). ”Akhirnya 2019 dipercaya sebagai Sekretaris Dinas PUPR mendampingi Pak Miftahul Ulum,’’ bebernya.


Setelah 18 tahun mengabdi di Pemkab Jombang, akhirnya per Oktober kemarin, ia dilantik menjadi Kepala Dinas PUPR Jombang. ”Semoga dapat mengemban amanah baru ini dengan baik,’’ pungkas bapak satu anak, hasil pernikahannya dengan  Yulia Trianingsih asal Ngoro ini.


Editor : Rojiful Mamduh
#berita jombang