JOMBANG – Penurunan kasus Covid-19 di Kabupaten berdampak pada beban rumah sakit. Di RSUD Ploso misalnya, terhitung sejak 28 September kemarin sudah tidak ada lagi pasien Covid-19 yang menjalani perawatan. Ruang isolasi pasien Covid-19 pun kosong. Meski begitu, rumah sakit tetap mempertahankan ruangan guna antisipasi.
Pantauan di lokasi, tampak deretan tempat tidur (bed) yang sebelumnya dipakai ruang isolasi kosong. Tak ada petugas atau nakes yang biasanya berseliweran menangani pasien di ruang itu. ”Memang kosong sejak tiga hari ini kita nol kasus,” ujar Direktur RSUD Ploso dr Achmad Iskandar Dzulqornain kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Dijelaskan, saat ini tidak ada satupun pasien Covid-19 maupun suspek yang masuk atau dirawat di RSUD Ploso. Beberapa waktu lalu, ada satu pasien lansia yang masuk dengan gejala Covid-19. Namun setelah dilakukan Swab PCR hasilnya negatif. "Pasien terakhir kami pulangkan pada 28 September kemarin. Selama 1,5 tahun ada kondisi sempat kosong, kemudian masuk lagi 1 - 2 pasien. Tapi yang sampai tiga hari berturut-turut baru hari ini," tambahnya.
Dia mengakui, kasus Covid-19 puncaknya terjadi pada Juli lalu. Ia mencatat, total ada 274 pasien terkonfirmasi Covid-19 yang dirawat. Kemudian, pada Agustus menurun jadi 127 pasien. Lalu, September menurun jadi 20 pasien. ”Dan terakhir tanggal 28 kemarin. Jadi dari aspek tren memang kita sudah sangat menurun. Mudah-mudahan ini tanda-tanda baik bagi kita semua," terangnya.
Meski demikian, pihaknya tidak mau buru-buru untuk menutup ruang isolasi. Sesuai instruksi Kemenkes maupun Satgas Covid-19, ruang isolasi akan tetap disiagakan bila ada pasien masuk. ”Kami tidak buru-buru menutup ruang isolasi. Tetap kami sediakan sesuai kapasitas maksimal yang kami punya, yakni 58 bed,” papar dia.
Ditanya jumlah kasus kematian sejak 1,5 tahun terakhir, Iskandar belum bisa menjelaskan secara rinci. Namun akumulasi tiga bulan terakhir, jumlahnya cukup banyak. ”Di bulan Juli dari 274 pasien yang dirawat, dengan total 75 pasien meninggal. Agustus dari 100 sekian, meninggal 16. Dan September ini tidak ada yang terlaporkan meninggal," papar dia.
Editor : M Nasikhuddin