Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Peringatan Haul Emas Mbah Wahab Ke-50

Rojiful Mamduh • Kamis, 24 Juni 2021 | 15:30 WIB
JOMBANG – Peringatan Haul Emas KH Abdul Wahab Chasbullah Ke–50 di Masj
JOMBANG – Peringatan Haul Emas KH Abdul Wahab Chasbullah Ke–50 di Masj

JOMBANG – Peringatan Haul Emas KH Abdul Wahab Chasbullah Ke–50 di Masjid Jami’ Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Ulum Tambakberas, Selasa (22/6) malam berlangsung khidmat. Acara yang digelar secara virtual juga diikuti Presiden Joko Widodo, serta sejumlah tokoh nasional. Bahkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Paranwasa hadir secara langsung.


Pantauan di lokasi, rombongan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa tiba di kompleks Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas sekitar pukul 20.30. Turut mendampingi gubernur, Kepala Biro Kesra Hudiyono dan Kadis Pemdes M. Yasin.


Selain Gubernur Khofifah, KH Marzuqi Mustamar Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, H Miftah Maulana Habiburrahman alau biasa disapa Gus Miftah, KH Musthofa Aqil Siradj serta Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj yang hadir secara virtual.


Sejumlah anggota keluarga besar KH A Abdul Wahab Chasbullah di antaranya Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab, Nyai Hj Mahfudzoh Wahab, Hj Chisbiyah Wahab, KH Hasib Wahab.


Dalam sambutannya, Bupati Jombang Mundjidah Wahab yang juga putri KH Wahab Chasbullah menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung acara Haul Emas KH. Abdul Wahab Chasbullah Ke-50 secara virtual.


”Karena di masa pandemi Covid-19 ini, haul tetap berlangsung luar biasa. Hampir ratusan ribu orang termasuk para alumni Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas yang tersebar di berbagai negara, hadir mengikuti haul virtual,” ujar Bupati Mundjidah.


Bupati menuturkan, KH Abdul Wahab Chasbullah merupakan salah satu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) dan pahlawan nasional yang memiliki peran besar sejarah pergerakan nasional. Karenanya, momentum haul emas atau Ke-50 tahun ini diharapkan bisa menumbuhkan penguatan rasa mencintai tanah air. ”KH Abdul  Wahab Chasbullah sebagai motor pergerakan nasional dari kalangan pesantren bukan legitimasi buta, karena karakter penggerak sudah melekat pada dirinya,” tambahnya.


Selain  itu, melalui berbagai studi yang telah dilakukan oleh para peneliti sejarah, KH Abdul Wahab Chasbullah juga tokoh dari ASEAN dan dunia terutama untuk Saudi Arabia. Karena kontribusi dan sumbangsihnya begitu besar terhadap kerukunan umat beragama. ”KH Abdul Wahab Chasbullah merupakan salah satu ulama besar di Indonesia dan juga merupakan inspirator, pendiri dan penggerak Nahdlatul Ulama, serta pahlawan nasional yang mempunyai visi untuk menegakkan ajaran Islam di tengah-tengah masyarakat melalui prinsip Ahlussunah Wal Jamaah,” tandasnya.


Bupati Mundjidah mengajak para kyai dan ulama dan seluruh kaum muslimin untuk secara bersama-sama meneruskan perjuangan KH Abdul Wahab Chasbullah guna mewujudkan kesalehan sosial, baik secara individual maupun secara kolektif. ”Saya juga mengajak para hadirin untuk selalu menyebarkan ajaran Islam rahmatan lil alamin, yakni ajaran yang lebih mengedepankan nilai toleransi dan moderat,” pungkasnya.


Acara live streaming haul Mbah Wahab juga diikuti sejumlah santri di sejumlah pondok yang ada di Tambakberas. Tampak para santri duduk menyaksikan sambutan para pembicara melalui layar proyektor.


Acara haul Mbah Wahab juga diikuti secara virtual di Pendapa Kabupaten Jombang. Sejumlah ASN di antaranya, Sekdakab Jombang Akhmad Jazuli , staf ahli, asisten dan jajaran kepala OPD di lingkup Pemkab Jombang.


Editor : Rojiful Mamduh