JOMBANG – Keberadaan Candi Arimbi di Desa Pulosari, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang belum banyak menjadi jujukan wisatawan. Meski terus dipersolek, namun kunjungannya selalu sepi.
Sodim, 53, juru pelihara Candi Arimbi mengatakan, tren kunjungan selama musim libur Lebaran belum bisa dikatakan meningkat. ”Ya sama seperti hari hari biasa. Paling banyak sehari mungkin 10-15 pengunjung,’’ ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang, kemarin.
Warga asli Bejijong, Kabupaten Mojokerto mengaku dalam sebulan terakhir kunjungan wisatan ke Candi Arimbi menurun. Dari 500 menjadi 400-an. ”Kemarin sebenarnya banyak yang mau mampir khususnya warga luar kota yang membawa mobil. Namun karena kendala akses parkir jadi mereka urung mampir,’’ tambahnya.
Meski demikian, Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur terus berusaha mempercantik Candi Arimbi guna menarik minat wisatawan. Salah satunya pembangunan pagar khas Majapahitan membuat candi yang didirikan Raja Majapahit Tribuana Tunggadewi sekitar 1329 Masehitampak gagah. ”Fasilitas juga terus kami benahi, sebelumnya kan tidak ada toilet. Kini sudah ada,’’ pungkasnya.
Editor : Rojiful Mamduh