Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Eterna Tahun 1993, Restorasi Mesin Agar Lebih Gahar

Rojiful Mamduh • Minggu, 16 Mei 2021 | 15:25 WIB
JOMBANG – Mitsubishi Eterna GTI memang dikenal sebagai raja jalanan pa
JOMBANG – Mitsubishi Eterna GTI memang dikenal sebagai raja jalanan pa

JOMBANG – Mitsubishi Eterna GTI memang dikenal sebagai raja jalanan pada era 1990-an. Mobil keluaran Jepang ini kerap dipakai turun pada ajang reli. Tak heran, banyak yang masih suka karena dirancang khusus untuk balap.


Seperti salah satu pemilik Mitsubishi Eterna milik Firdaus Himawan, asal Kelurahan Kepanjen Jombang. Mobil miliknya terlihat tak kalah keren dengan mobil keluaran terbaru. Terlebih, cat putih membuat bodi mobil semakin terlihat sporty.


Di bagian eksterior, ia tidak banyak mengubah model mobil keluaran tahun 1993 ini. Dirinya hanya memberi warna cat baru. ”Kalau eksterior saya menggunakan cat spies hecker,” ujarnya saat ditemui di kediamannya kemarin.


Kesan sproty kian kental dengan menggunakan velg ring 17 yang dibalut ban berukuran 205/45 produk dari continental. ”Untuk kaki-kaki saya mengubah velg ke ring 17 dan menggunakan shockbreaker dari kayaba. Sehingga jarak ban dengan vender mobil tidak terlalu jauh,” terang dia.


Untuk audio sendiri, Himawan mengandalkan satu set Cello. Mulai dari three way, subwoofer maupun power. ”Saya tambahi power venom juga,” tuturnya. Meski terlihat standar di bagian eksterior. Tapi jangan salah saat melihat dapur mesin mobil yang mempunyai kapasitas 2000 cc dengan 4 silinder ini. Mesin begitu rapi dan bersih.


Tidak hanya itu, banyak yang diubah dari mesin agar tenaga yang dihasilkan semakin gahar. Salah satunya, menggunakan filter produk dari KnN, header custom, 4.1, resonator dan muffler custom. ”Untuk ECU juga sudah di-remap agar tenaga yang dihasilkan semakin bagus. Karena saya ingin tarikan akhirnya panjang,” pungkas dia.


Editor : Rojiful Mamduh