JOMBANG – Sebagai salah satu sekolah rujukan di Kabupaten Jombang, SMPN 1 Jombang tak hanya dikenal sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri, Sekolah Ramah Anak maupun Sekolah Model SPMI (Sistem Penjaminan Mutu Internal). Baru baru ini, sekolah yang terletak di Jl. Bupati R. Soedirman No.63, Desa Sengon, Kecamatan/Kabupaten Jombang ini juga dijuluki sebagai Sekolah Seribu Lukisan. SMP 1 Jombang bisa jadi merupakan satu-satunya sekolah di Jombang yang mempunyai galeri seni.
Kepala SMPN 1 Jombang Alim, M.Pd menyampaikan, sebutan Sekolah Seribu Lukisan bukan tanpa alasan. Sebab, ada ribuan lukisan hasil kreasi siswa yang terpampang mulai di ruang lobi, ruang kelas, ruang rapat hingga lorong dan taman sekolah. Bahkan, Alim menyiapkan galeri seni yang dikhususkan sebagai tempat untuk menyajikan produk karya seni yang dibuat siswa. ”Kami memiliki ribuan hasil karya seni, khsusunya seni lukis. Bahkan ada ratusan karya siswa yang saat ini masih kami simpan karena kekurangan tempat,’’ ujar dia kemarin (24/2).
Pembuatan galeri seni adalah sebagai bentuk apreasisi dan kebanggaan terhadap karya siswa, sekaligus wahana untuk belajar seni lukis bagi siapa saja. Selama beberapa tahun terakhir, pembinaan terhadap bidang kesenian memang getol dilakukan. Bahkan dukungan orang tua siswa sangat tinggi terhadap pembinaan yang dilakukan ibu/bapak guru SMPN 1 Jombang, khususnya guru Seni Budaya, Hariono dan Eko Andik. ”Apalagi potensi seni siswa-siswi kami sangat bagus. Hal ini harus didukung dengan pembinaan yang bagus pula,’’ tambahnya.
Beberapa kiat termasuk melakukan pembinaan hingga ekstrakuliker di bidang seni juga terus dilakukan untuk memupuk kemampuan siswa. Namun selama pandemi Covid-19 kegiatan tatap muka sementara ditiadakan. ”Kegiatan ekstra di bidang seni juga kita lakukan untuk terus mengasah kemampuan siswa,’’ jelas dia.
Siswa -siswi SMPN 1 Jombang juga tak pernah absen dari kejuaraan. Selain jago dalam bidang akademik, siswa siswi SMPN 1 Jombang juga jago dibidang non akademik. Beberapa jenis perlombaan yang diikuti siswa diantarnaya lomba membuat poster, lomba desain grafis, paduan suara, menyanyi solo dan beberapa jenis lomba kesenian lain. ”Lomba-lomba semacam itu sering kita ikuti, dan Alhamdulillah hasilnya sangat membanggakan. Hanya saja selama pandemi Covid-19 ini justru off karena banyak lomba yang ditiadakan,’’ pungkasnya.
Editor : Rojiful Mamduh