JOMBANG - Wisata alam Sumber Pengantin yang terletak di Dusun Bendungrejo, Desa/Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, sangat potensial. Selain menawarkan wahana air, wisata ini memiliki historis cukup menarik. Konon, dulunya ada sepasang pengantin yang mandi di lokasi ini.
Lokasi Sumber Pengantin sebenarnya cukup dekat. Kurang lebih delapan kilometer bila ditempuh dari Alun-Alun Jombang. Letaknya berada di tengah sawah. Dari jalan desa, wisata yang identik dengan kolam pemandian ini hampir tak terlihat.
"Sepi, biasa-biasa saja pengunjungnya, karena tidak ada pengelola, jadi ya tidak bisa ramai," ungkap Suryadi, salah satu pemilik warung yang ada di lokasi sumber pengantin, kepada koran ini kemarin (30/10/2020).
Padahal, lokasinya cukup bersih meski banyak pohon dan bunga yang ditanam di sekitarnya. Semua tampak tak terawat. Sumber pengantin juga memiliki wahana permainan air. Namun bekas tirta wisata ini sudah rusak. Meski begitu, usai hujan deras mengguyur kemarin (30/10), terlihat beberapa anak sekitar berenang dan bermain.
"Ini anak-anak sekitar sini main hujan-hujan, terus berenang," tambahnya. Air kolam sumber pengantin tak terisi penuh. Memang sengaja tidak ditutup agar air terus mengalir. Jika ditutup, maka air akan cepat penuh. "Biasanya ditutup pas momen tertentu saja, kalau tidak biar separo saja, agar anak-anak yang main aman, tidak terlalu dalam,” terang dia.
Menurutnya, air di sumber pengantin tak pernah habis meski musim kemarau. “Tidak tahu darimana, yang jelas seperti sungai bawah tanah," tambahnya. Sementara di sisi barat sumber pengantin, terlihat dupa yang diletakkan dalam sebuah gelas kecil.
Ia menyebut, beberapa pengunjung memang ada yang sengaja datang untuk melakukan ritual tertentu. Tak dijelaskan sedetail apa ritual yang dilakukan. Hanya disampaikan khusus pengunjung yang memiliki tujuan tertentu. Terlebih, tak jauh dari sumber pengantin, terdapat makam umum juga makam leluhur yang kini tak lagi digunakan.
Makam inilah yang ramai dikunjungi orang-orang tertentu. "Ramai dari mana saja, kadang dari Krian, Sidoarjo, dan Jombang sendiri juga ada. Ya, ke sini (sumber pengantin, Red) untuk kunjungan spiritual," tambahnya.
Ia bercerita, setahun lalu, Sumber Pengantin sempat menjadi tempat wisata yang cukup ramai. Tempatnya terawat, diberi cat warna-warni dengan tulisan beragam. Sayang, lantaran tidak ada pengelola, kondisi itu tak bertahan lama. "Dari dulu sampai sekarang masuk ke sini (sumber pengantin, Red) gratis,” pungkas Sunardi. (wen/bin/jif)
Editor : Rojiful Mamduh