JOMBANG – Tren persebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Jombang terus meningkat. Terbaru, satu keluarga asal Desa Alang-Alang Caruban, Kecamatan Jogoroto, dinyatakan positif terpapar korona.
Keempatnya adalah inisial B sekaligus kepala rumah tangga, kemudian M sang istri, satu anak berinisial NZ, dan A yang menjadi menantu.
Nunik Hidayati, Camat Jogoroto membenarkan empat warganya terpapar korona. ”Hasil uji swab sudah keluar tadi malam (kemarin). Empat orang positif,” terangnya.
Dia menambahkan, keempat warganya itu tinggal satu rumah. Selain keempatnya, ada juga balita berumur tiga tahun yang juga tinggal di sana.
Dari informasi yang dia dapat, inisial M setiap harinya berjualan di pasar Peterongan mengeluhkan sakit. Selanjutnya dibawa berobat ke RSUD Jombang.
“Ibu ini sakit dulu dan dibawa ke rumah sakit, kemudian pulang. Ternyata suaminya sakit juga. Kebetulan yang jaga menantunya,” imbuh dia.
Dalam perjalanannya, pihak rumah sakit melakukan rapid test kepada seluruh anggota keluarga pasien. “Hasilnya waktu itu reaktif, kemudian dilakukan uji swab hasilnya empat orang dinyatakan positif,” sambung dia.
Ditanya tentang status balita usia tiga tahun yang ada di rumah pasien, Nunik belum bisa memastikan. ”Terhadap balita 3 tahun belum uji swab, rencana besok (hari ini) katanya mau di-swab,” terangnya.
Dari keempat warganya yang dinyatakan positif Covid-19, sementara baru B dan NZ, yang sudah menjalani isolasi di RSUD Jombang. ”Tinggal dua orang yang isolasi di rumah,” singkatnya.
Sementara itu Kades Alang-Alang Caruban Zuniati sejumlah warganya terpapar korona. “Jadi mereka satu rumah, ada lima orang. Empat ini yang swab-nya keluar positif. Tinggal anaknya yang usia 3 tahun belum di-swab,” kata Zuniati.
Pihaknya pun masih belum mengetahui asal usul mengapa warganya terpapar korona. ”Setahu saya, ibu itu jualan di pasar Peterongan. Kalau menantunya bekerja di pabrik minyak goring di Jombang,” sebut dia.
Terkait dua orang yang masih menjalani isolasi mandiri di rumah, pihaknya menunggu koordinasi dari gugus tugas. “Kami juga bingung mau bagaimana. Kemarin waktu isolasi mandiri kebutuhan makan sudah kami cukupi. Tinggal kelanjutannya dari kabupaten, soalnya masih ada anaknya yang usia 3 tahun. Katanya baru besok (hari ini) di-swab,” pungkas Zuniati.
Editor : Binti Rohmatin