JOMBANG - Untuk memotivasi para penderita HIV /IDS, KPA Jombang memiliki anggota komunitas yang di dalamnya banyak kegiatan positif, rutin dilakukan setiap satu bulan sekali. Pendamping yang mengisi kegiatan ini juga pengidap HIV/AIDS.
Kepada para penderita, perkumpulan banyak dimanfaatkan untuk memberikan penyuluhan utamanya mengenai gaya hidup sehat.
’’Karena penderita HIV AIDS jika ingin melemahkan virus tersebut wajib untuk mengkonsumsi obat-obatan seumur hidupnya.
Obat itu tidak membunuh virus, hanya meminimalisir saja. Dan mengkonsumsi obat seumur hidup sangat sulit,” tutur Armi Dwi Martasari, pengelola program Komite Penanggulangan AIDS/HIV (KPA) Jombang.
Penderita yang berhasil melawan penyakitnya memang sengaja dijadikan pendamping. Hal ini dilakukan dilakukan agar para pengidap lebih termotivasi untuk merubah pola hidup sehat dan juga bersemangat untuk melawan penyakitnya.
’’Kalau yang menjadi anggota juga mengidap pasti empatinya lebih dapat, nah kalau kita yang sehat-sehat saja tiba-tiba jadi pendamping mereka, mungkin hanya simpati saja,” lanjutnya.
Ya, pendamping merupakan pengidap yang juga pernah merasakan virus ini. Dengan menjadi pendamping bagi penderita yang lain, diharapkan bisa menjadi motivator yang berhasil menumbuhkan semangat.
’’Pemahaman kepada masyarakat mengenai virus ini dan penderitanya juga dilakukan berkerja sama dengan puskesmas-puskesmas,” pungkas Armi. (wen/nk)
Editor : M Nasikhuddin