"Seingat saya dulu yang bunuh diri menceburkan ke sumur itu Pak Giyo namanya," kata Samin, 70, salah seorang warga setempat. Ia menyampaikan, sumur tua itu pernah ada peristiwa yang cukup menggemparkan karena digunakan sebagai tempat bunuh diri.
Memang sekilas sumur itu tidak terlihat angker. Bahkan, lokasinya terletak persis di sebelah salah satu rumah warga yang masih berpenghuni. Hanya saja, sampai sekarang sumur tersebut tidak difungsikan, hanya sebatas ditutup dengan triplek.
Menurut Samin, sekitar 1975, sumur tua itu pernah digunakan warga sekitar bunuh diri. Kejadian bunuh diri waktu itu sangat menggemparkan. Pada saat evakuasi mayat dari dalam sumur, banyak warga yang berdatangan untuk melihat. "Waktu evakusi sumur juga sempat dikuras," katanya.
Sejak saat itu, sumur yang semula masih digunakan pemiliknya untuk kebutuhan air sehari-hari, langsung dihentikan. "Setelah kejadian itu keluarga menutup sumur dan mengubah bangunan rumah, sehingga sumur berada di luar rumah," beber dia.
Setelah itu banyak kejadian mistis muncul. Anak-anak sering dijumpai sosok pria besar bermata lebar. "Anak-anak yang sering dijumpai. Biasanya muncul waktu magrib," bebernya lagi.
Penjelasan senada disampaikan Istiqomah salah satu keluarga Giyo, yang menyebut, sejak sumur ditutup dan tidak difungsikan kembali, ternyata sering muncul kejadian di luar nalar. Selain ada penampakan, keluarga seisi rumah juga menjadi sakit. "Ya, yang di dalam rumah itu sering sakit-sakitan karena sumur ditutup," ungkapnya.
Hingga akhirnya, pihak keluarga memutuskan untuk kembali membuka sumur tersebut. "Akhirnya sampai sekarang dibuka. Akan tetapi tidak difungsikan," pungkas Istiqomah. (yan/bin/riz) Editor : Achmad RW