Binrohtal di Polres Jombang, Pengasuh PP Al Azhar Senden Peterong Ungkap Salawat Pasti Diterima Allah Ta’ala  

Rojiful Mamduh • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 05:29 WIB

 

 

Ilustrasi sejumlah anggota Polres Jjombang mendengarkan tausyah kiai di masjid Polres Jombang (AI)
Ilustrasi sejumlah anggota Polres Jjombang mendengarkan tausyah kiai di masjid Polres Jombang (AI)

 

 

 

JOMBANG - Saat khotbah di Masjid Agung Junnatul Fuadah Polres Jombang, Jumat (31/7), Pengasuh PP Al Azhar Senden Peterongan, H Hadzik Ainur Rizqi, menjelaskan keutamaan salawat. 

’’Salawat amalan yang pasti diterima Allah Ta’ala. Dalam salat ada salawat, sehingga salat kita pasti diterima Allah Ta’ala,’’ tuturnya.

 

Imam Asy-Syafi'i berkata; Wahai keluarga Rasulullah, mencintai kalian kewajiban yang Allah turunkan dalam Alquran. Cukuplah kemuliaan kalian bahwa siapa yang tidak bersalawat kepada kalian, maka tidak sempurna salatnya.

 

Allah Ta’ala memerintahkan hamba-Nya untuk bersalawat di QS Al-Ahzab 56.

Ayat ini menunjukkan kemuliaan yang luar biasa. Allah memulai dengan memberitakan bahwa Dia sendiri bersalawat kepada Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam. Demikian pula para malaikat. Setelah itu Allah memerintahkan seluruh orang beriman untuk ikut bersalawat. Tidak ada ibadah lain yang Allah sendiri ikut melakukan.

 Baca Juga: Binrohtal di Polres Jombang: Ulama Ungkap Lima Tanda Ini Menunjukkan Anda Dikehendaki Allah Menjadi Orang Baik

Salawat merupakan doa yang tidak tertolak. Bahkan Imam Abu Sulaiman Ad-Darani rahimahullah berkata: Barang siapa mempunyai hajat kepada Allah, hendaklah ia memulai dengan bersalawat kepada Nabi, kemudian menyampaikan hajatnya, lalu menutupnya kembali dengan salawat. Sesungguhnya Allah Mahamulia, tidak mungkin menerima dua salawat namun menolak doa yang berada di antara keduanya.

 

Salawat menjadi sebab dikabulkannya hajat. Ubay bin Ka'ab radiyallahu anhu berkata: Wahai Rasulullah, aku jadikan seluruh doaku untuk bersalawat kepadamu. Maka Rasulullah bersabda: Kalau demikian, niscaya seluruh kegundahanmu akan dicukupi dan dosa-dosamu akan diampuni.

 

Hadis ini menjadi dalil memperbanyak salawat merupakan sebab Allah Ta’ala mencukupi berbagai kebutuhan hidup seorang hamba.

 

Salawat mendatangkan rahmat. Rasulullah bersabda: Barang siapa bersalawat kepadaku satu kali, Allah akan memberikan rahmat kepadanya sepuluh kali.

Padahal satu rahmat Allah nilainya melebihi seluruh dunia seisinya.

 

Salawat bermanfaat mendatangkan rahmat Allah Ta’ala. Menghapus dosa. Mengangkat derajat. Menjadi sebab terkabulnya doa. Menghilangkan kesusahan. Serta mendekatkan seorang hamba kepada Rasulullah pada hari kiamat.

Nabi bersabda; Kelak yang paling dekat denganku di surga yakni yang paling banyak baca salawat di dunia.

 

Imam Muhammad Al-Bushiri penyusun qasidah Al-Burdah pernah mengalami sakit lumpuh yang berat. Dalam keadaan tersebut beliau terus memperbanyak salawat kepada Rasulullah dan menyusun qasidah pujian kepada Nabo. Suatu malam beliau bermimpi bertemu Rasulullah. Nabi mengusap tubuh beliau dan menyelimuti beliau dengan burdah (selimut). Ketika terbangun, beliau mendapati tubuhnya telah sembuh.

 

Malaikat Jibril berkata; Orang yang baca salawat 10 kali tiap hari akan dia gandeng masuk surga seperti kilat. Malaikat Mikail akan memberinya minum air telaga Kautsar sehingga tidak pernah lagi merasa haus. Malaikat Israfil akan sujud dan tidak mengangkat kepala hingga dia diampuni. Serta malaikat Izrail mencabut ruhnya seperti para nabi.

 (jif/naz)

 

Editor : Anggi Fridianto
binrohtal polres jombang Kajian Islam Jombang Keutamaan Salawat Salawat Nabi PP Al Azhar Senden