Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Renungan Minggu 286: Bertanya dan Mencari Kehendak Tuhan Jadi Kunci Keberhasilan

Rojiful Mamduh • Minggu, 8 Maret 2026 | 05:01 WIB

Pendeta GPdI House of Prayer Sawahan Jombang Pdt Petrus Harianto STh
Pendeta GPdI House of Prayer Sawahan Jombang Pdt Petrus Harianto STh

RadarJombang.id - Pendeta GPdI House Of Prayer Sawahan, Jombang, Petrus Harianto STh, menyampaikan renungan menarik tentang pentingnya bertanya dan mencari kehendak Tuhan agar berhasil.

’’Jadi sekarang, hai kamu yang berkata: "Hari ini atau besok kami berangkat ke kota anu, dan di sana kami akan tinggal setahun dan berdagang serta mendapat untung",sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap,’’ tuturnya mengutip Yakobus 4:13-14.

Hidup manusia sangat terbatas, kita semua tidak pernah bisa tanpa Tuhan. Kita punya rencana, tapi kehendak Tuhanlah yang jadi.

Kita belajar dari keberhasilan raja Daud yang selalu bertanya dan mencari kehendak Tuhan dalam setiap langkahnya.

1 Tawarikh 14:11 Allah telah menerobos musuhku dengan perantaraanku seperti air menerobos.

Setiap orang selalu menginginkan keberhasilan dalam hidupnya.

Dan kunci untuk menggapai keberhasilan, misalnya dengan belajar tekun serta bekerja keras.

Itu sajakah? Mari melihat pengalaman Daud dan mengamati apa yang menjadi kunci keberhasilannya.

Kabar penobatan Daud menjadi raja telah sampai di telinga orang Filistin dan mereka berencana menangkap Daud.

Peperangan bukanlah hal baru bagi Daud, kemenangan-kemenangan telah banyak ia raih.

Wajar jika ia dengan percaya diri dan dengan mengandalkan strategi perang yang ia pelajari, maju bersama pasukannya.

Namun tidak demikian ceritanya. Dalam dua kesempatan berbeda, Daud selalu bertanya kepada Allah sebelum berperang (ayat 10, 14) dan kemudian menjalankan apa yang telah diperintahkan-Nya (ayat 11, 15).

Usai kemenangan gemilang yang pertama, mengalir pengakuan dari mulut Daud: "Allah telah menerobos musuhku dengan perantaraanku seperti air menerobos" (ayat 11).

Ia mengaku bahwa ia hanyalah perantara. Allahlah yang menerobos di antara kekuatan lawan, masuk seperti air.

"Bertanya kepada Tuhan" bukanlah formula keberhasilan. Dengan bertanya sesungguhnya Daud tengah menundukkan diri pada kuasa-Nya, mengikuti cara Tuhan dan mengandalkan-Nya.

Dalam menjalani hidup, kita kerap dihadapkan pada pilihan, keputusan dan tantangan yang tak gampang.

Apakah kita berdoa dan bertanya kepada Tuhan saat menghadapi semua itu?

Lebih jauh lagi apakah dengan bertanya kepada-Nya, kita juga tengah mengalasi hati dengan penundukan diri dan kesiapan diri menjalani perintah-Nya menurut cara Tuhan?

Kiranya kita diberi kepekaan mendengar serta ketaatan untuk menjalankan perintah itu.

’’Bertanya dan mencari kehendak Tuhan, berarti mempersilakan Dia memimpin di depan. Tuhan Yesus memberkati,’’ tegasnya. (jif/naz)

 

Editor : Achmad RW
#GPdI House of Prayer Sawahan #Renungan Minggu #kehendak tuhan #Petrus Harianto