RadarJombang.id - Ketua Majelis Pimpinan Pondok Darul Ulum (MPPDU), KH Cholil Dahlan, menjelaskan, puasa di bulan suci Ramadan merupakan sarana membersihkan jiwa dan meningkatkan kesehatan spiritual.
’’Imam Al-Ghazali dalam kitab Ihya Ulumuddin menyampaikan, ibadah seperti salat dan puasa memiliki aspek lahir dan batin. Jika hanya dilakukan secara fisik tanpa memperhatikan aspek spiritual, ibadah tersebut tidak akan memberikan dampak optimal dalam kehidupan,’’ tuturnya saat menjadi narasumber di Kajian Ramadan Unipdu di Islamic Center Unipdu, Senin (10/3).
Puasa dalam Islam bukan sekadar menahan lapar dan haus. Lebih dari itu, puasa juga sebagai ajang untuk melatih kesabaran, kedisiplinan, dan kebersihan hati.
Di era sosiodigital ini, tantangan umat Islam dalam menjalankan ibadah sangat besar.
Misalnya, zaman dulu untuk berbuat dosa umat Islam butuh upaya. Misalnya harus pergi ke luar rumah dan berbuat hal-hal di luar norma.
Tapi, di era sekarang, berbuat dosa cukup dengan membuka hanphone dan melihat hal-hal di luar norma.
’’Makanya penting memahami ilmu lahir dan batin yang dapat dijalani dengan menjaga kebersihan hati, serta menjaga akal tetap sehat,’’ urainya.
Dalam agama Islam, umat diajarkan untuk mempelajari ilmu lahir dan batin agar mampu menjaga kesehatan spiritual.
Menurut kajian para ulama, ilmu terbagi menjadi dua yakni ilmu lahir, yang dikaji melalui akal dan meliputi hukum seperti fikih.
Kedua, ilmu batin yang berhubungan dengan hati dan dipelajari melalui tasawuf.
Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Ada dua hal yang bisa membersihkan hati. Baca Alquran dan mengingat kematian.
Baca Juga: Inilah Lima Keutamaan Puasa Ramadan Bagi Umat Muslim
Alquran adalah bacaan yang dimudahkan untuk dihafalkan. Barangsiapa yang menjaga Alquran, maka dia akan dijaga oleh Allah SWT.
’’Di dalam Alquran, isinya merupakan pembelajaran bagi kita untuk mengetahui detail dan pokok isi dunia ini. Maka belajarlah Alquran supaya kalian hidup dengan aman dan nyaman baik di dunia maupun akhirat,’’ pesannya. (ang/jif)
Editor : Achmad RW